Selasa, 26 Oktober 21

Tak Hadiri Sidang Partai, ARB Dicap ‘Jelek’ Oleh Agung Laksono

Tak Hadiri Sidang Partai, ARB Dicap ‘Jelek’ Oleh Agung Laksono

Jakarta, Obsessionnews – Mahkamah Partai Golkar menggelar sidang sengketa kepengurusan DPP Golkar antara Kubu Golkar versi Jakarta Agung Laksono dengan Kubu Golkar versi Bali Aburizal Bakrie (ARB) sedang bergulir. Namun kubu ARB tidak dapat hadir pada sidang tersebut.

Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Jakarta Agung Laksono mengaku ketidak hadiran Kubu ARB dalam sidang ini, bahwa tidak ada niatan baik kubu ARB untuk menyelesaikan polemik internal partai Golkar.

“Saya tidak melihat ada kepastian kehadiran mereka (kubu ARB). Dengan hadiri disini menunjukkan adanya niat baik,” ujar Agung di DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (17/2/2015).

Agung mengatakan Mahkamah Partai Golkar telah dua kali mengundang kubu ARB, baik secara tertulis maupun lisan, untuk menghadiri sidang Mahkamah Partai, sebagai suatu tindakan lanjutan untuk melaksanakan perintah pengadilan.

“Disampaikan Mahkamah Partai sejak awal bahwa mereka tidak mencari-cari perkara. Tapi kalau ada yang mengajukan persidangan ya harus dilayani,” katanya.

Sebagaimana surat yang dibacakan Ketua Mahkamah Partai Golkar Muladi bahwa kubu ARB menyatakan masih ingin fokus menyelesaikan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, serta menyatakan keberatan atas keberadaaan Andi Matallatta di jajaran anggota Mahkamah Partai, karena Andi pernah pro terhadap kubu Agung Laksono.

Namun kubu ARB menyampaikan apabila Mahkamah memandang perlu dilanjutkan persidangan dengan pertimbangan tertentu maka mereka sanggup hadir pekan depan.

Ketidakhadiran kubu ARB sebanyak dua kali dengan alasan yang jelas masih bisa diterima dan dimaklumi oleh Hakim Mahkamah Partai Golkar Muladi. Namun apabila pekan depan mereka tidak juga hadir maka Mahkamah Golkar akan segera mengeluarkan putusan. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.