Senin, 18 Oktober 21

Tak Hadir di Sidang Praperadilan, Dahlan Iskan Diwakili Yusril

Tak Hadir di Sidang Praperadilan, Dahlan Iskan Diwakili Yusril

Jakarta, Obsessionnews – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjadwalkan sidang gugatan praperadilan yang diajukan oleh mantan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negera (PLN) Dahlan Iskan, terhadap Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Senin (27/7/2015).

Namun kuasa ‎hukum Dahlan Iskan, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan kliennya tidak dapat hadir dalam sidang perdana tersebut. Menurutnya, proses persidangan tetap bisa berjalan meski tersangkanya Dahlan Iskan tidak bisa hadir.

“Saya yang akan datang di sidang praperadilan, Pak Dahlan tidak perlu hadir,” ujar Yusril saat dikonfirmasi, Senin.

Dahlan menggugat Kejati DKI setelah ditetapkan sebagai tersangka, terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan 21 gardu induk senilai Rp 1,06 triliun. Ia dianggap bertanggung jawab sebagai pemegang kuasa pengguna anggaran saat menjabat sebagai Direktur PLN.

‎Dalam gugatanya, mantan Menteri BUMN ini menilai alat bukti yang dipakai oleh Kejati DKI Jakarta masih janggal. Sebab menurutnya, alat bukti alat bukti harus didapat dalam proses penyidikan, bukan penyelidikan.

Penilaian ini setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan, dua alat bukti permulaan yang dibutuhkan sebagai dasar penetapan tersangka harus sesuai Pasal 184 KUHAP. Jika tidak terpenuhi Yusril mengatakan, penetapan tersangka terhadap Dahlan harus dibatalkan.

“Kami akan uji itu di praperadilan, apakah dua alat bukti yang diperoleh sesuai dengan aturan itu,” tandasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.