Sabtu, 21 Mei 22

Tak Gunakan Sendal, Jamaah Haji Melepuh Kakinya

Tak Gunakan Sendal, Jamaah Haji Melepuh Kakinya

Madinah, Obsessionnews.com- Cuaca terik hingga 40 derajat lebih, di tanah suci, ada sejumlah calon jemaah haji asal Indonesia yang terbiasa tak menggunakan alas kaki. Akibatnya harus dilarikan ke klinik di sana.

Saat berkumpulnya ratusan ribu jemaah di Masjid Nabawi, terkadang membuat jemaah bingung dan kesasar. Tak sedikit yang kehilangan sandal mereka.

Seperti dialami seorang jemaah yang berjalan menuju pemondokan tanpa alas kaki. Jemaah itu tidak menemukan sandalnya di rak yang sudah disediakan di areal masjid.

baca juga:

Kemenag Harus Tingkatkan Edukasi Publik Agar ‘Haji Lewat Filipina’ Tak Terulang

Tim Mabes Polri Berangkat ke Filipina, Usut Kasus Penipuan Haji

Nenek Penjual Bubur Berangkat Haji Dari Hasil Menabung Rp.10.000 Tiap Hari

Kejadian serupa juga dialami seorang jemaah lanjut usia yang kesasar tanpa alas kaki. Meskipun, jemaah ini mengaku, sudah terbiasa berjalan kaki tanpa sandal.

Akibatnya, jemaah harus menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja Madinah, karena kaki melepuh.

Untuk itu, Kepala Seksi Perlindungan Jemaah Daerah Kerja Madinah, Maskat, mengimbau jemaah untuk selalu mengingat letak rak tempat menyimpan sandal atau sepatu.

“Biasanya jemaah lupa naruh di mana,” kata Maskat saat ditemui Sinhat di Kantor Daker Madinah, seperti dilansir laman Kemenag.go.id, Jumat (26/08/2016).

Maskat juga menjelaskan, pengurus Masjid Nabawi sebenarnya sudah menyediakan plastik untuk membungkus sandal atau sepatu jemaah. Sandal atau sepatu itu yang kemudian bisa dibawa masuk ke masjid dan diletakkan di rak-rak yang telah disediakan.

Selain itu, jemaah diharapkan untuk mencatat nomor rak tempat menyimpan sandal. Cara ini untuk mengantisipasi jemaah kesulitan menemukan rak sandalnya, di saat ribuan orang dari sejumlah negara berkumpul di Masjid Nabawi.@reza_indrayana

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.