Selasa, 24 November 20

Tak Ada Alasan untuk Tidak Berhentikan Ahok

Tak Ada Alasan untuk Tidak Berhentikan Ahok

Jakarta, Obsessionnews.com – Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (PP Parmusi) telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kepada Presiden Jokowi atas pengeluaran surat pemberhentian Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta, karena status Ahok sekarang sudah menjadi terdakwa kasus dugaan penistaan agama.

Ketua Umum PP Parmusi, Usamah Hisyam menjelaskan, seharusnya ini secara otomatis. Ketika Ahok aktif kembali, seharusnya Presiden memberhentikan. Jadi tidak perlu ada lagi gugatan atau tuntutan dari siapa pun.

“Karena ini jelas bagian dari upaya untuk menegakkan keadilan,” ujar Usamah di PTUN, Jakarta Timur, Senin (20/2/2017).

Menurutnya, kasus seperti ini ada lima contohnya, yaitu dari Abdullah Puteh begitu masuk menjadi terdakwa langsung diberhentikan. Lalu Gubernur Syamsul Arifin dari Sumut.

“Kemudian Ibu Atut dari Banten juga langsung diberhentikan, Gatot dan yang terakhir Gubernur dari Kalimantan dihentikan,” jelas Usamah.

Oleh sebab itu, sebenarnya tidak ada alasan lagi bagi Pemerintah untuk tidak menghentikan Ahok.

“Apalagi sudah kita ketahui, saudara Ahok sudah mengakibatkan keonaran di Republik ini,” tegasnya.

Jadi, kalau pemerintah inginkan situasi yang kondusif, pemerintah seharusnya jangan memberi peluang kepada Ahok untuk tetap menjabat sebagai Gubernur.

“Karena tidak sesuai dengan rasa keadilan yang dimiliki dan juga tuntutan bagi penegakan konstitusi,” jelas Usamah.

Menurutnya Presiden Jokowi harus segera mencopot Ahok dari jabatannya. Agar Presiden tak terperosok. Karena status Ahok sudah menjadi terdakwa.

“Seluruh pakar hukum pun menegaskan, bahwa terdakwa harus segera diberhentikan,” terangnya.

Selain itu, Parmusi juga mengingatkan kepada Presiden untuk segera memberhentikan Ahok dari jabatannya, agar situasi tidak menjadi gaduh.

“Parmusi ingin pemerintahan ini stabil, sehingga sehingga penegakan hukum ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tutup Usamah. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.