Rabu, 8 Februari 23

Tahun Baru Islam, Momentum Hijrah Kepada Allah dan Rasul-Nya

Ketika seseorang berpatokan pada sunnah, maka ia harus pula mempraktikan sifat, perilaku, dan cara pandang Rasulullah Saw. dalam kesehariannya. Ia haruslah tampil sebagai sosok representatif seorang muslim yang menebarkan rahmat Allah bagi sekelilingnya.

Ia tak hanya saleh secara individu melainkan juga secara sosial. Seperti Rasulullah Saw. yang senantiasa menebarkan rahmat Allah dengan berbuat baik kepada lingkungannya.

Beralihnya tahun menandakan suatu hal yang pasti, bahwa usia kita bertambah dan jatah usia kita semakin berkurang. Muhasabah atau introspeksi perlu terus dilakukan untuk mengoreksi diri sejauh mana kita mencapai ketaatan kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Rasulullah Saw. menegaskan dalam sabdanya:

“Hisablah (lakukan perhitungan atas) dirimu sebelum dihisab oleh Allah, dan lakukanlah kalkulasi amal baik dan amal buruk sebelum Allah memberikan kalkulasi amal atas dirimu”.

Kita pun pantas bertanya: Apakah kehidupan kita banyak diisi dengan beribadah atau bermaksiat? Apakah kita banyak mematuhi ajaran dan perintah Allah ataukah banyak melanggar aturan Allah? Apakah kita ini termasuk orang yang menunaikan shalat atau malah melalaikannya? Dan beragam pertanyaan lainnya patut kita jawab dengan cara berhijrah, yakni kembali menaati Allah ‘Azza wa Jalla dan mengikut sunnah Rasulullah Saw.

Wallahu A’lam bish shawab.

Pages: 1 2 3 4 5 6

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.