Senin, 26 September 22

Syarief Hasan Dorong Milenial Jadi Entrepreneur

Syarief Hasan Dorong Milenial Jadi Entrepreneur
* Wakil Ketua MPR Sjarifuddin Hasan atau yang populer dengan nama Syarief Hasan (kiri). (Foto: MPR)

Syarief mengakui usaha mikro kecil, dan menengah (UMKM) penuh dengan kelemahan dan permasalahan. Dalam diskusi dengan media dia memaparkan beberapa kendala yang dihadapi UMKM. Pertama, kendala financial. “Mereka (UMKM) sangat membutuhkan support keuangan dari mana pun. Selama ini mereka mendapat bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Ini sangat membantu,” tuturnya.

Untuk itu dia mengusulkan menaikkan plafon kredit pinjaman dari Rp 25 juta menjadi Rp 50 juta. “Kalau bisa plafon KUR tanpa agunan ini ditingkatkan dari Rp 25 juta menjadi Rp 50 juta. Sebab, saat ini inflasi sudah tinggi dan cost-nya juga tinggi sehingga diperlukan modal yang juga besar. Kenaikan plafon pinjaman ini akan memperkuat modal pelaku UMKM,” jelasnya.

Persoalan kedua, tambahnya, adalah soal pendampingan. Pelaku UMKM ini memiliki kekurangan dan kelemahan dalam modal, sumber daya manusia, pengetahuan dan teknologi.

“UMKM harus kita dampingi terus. Pendampingan kepada UMKM jangan pernah berhenti. Misalnya, pendampingan dalam pembuatan produk yang sesuai keinginan konsumen,” katanya.

Pendampingan juga dilakukan dalam pemasaran baik online maupun offline. Syarief mencontohkan pendampingan pemasaran offline bisa dilakukan melalui kerjasama dengan perusahaan besar. Misalnya membuat UMKM Corner.

“Dengan UMKM Corner, maka produk UMKM bisa dikenal konsumen. Atau misalnya memasukkan produk UMKM ke hotel-hotel,” sebutnya.

Dengan UMKM Corner dan masuknya produk UMKM ke hotel-hotel, Syarief meyakini UMKM bisa hidup dan berproduksi karena mendapat akses pemasaran.

“Pada gilirannya ekonomi akan tumbuh terus. Sebab UMKM menjadi penopang pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.

Selain pendampingan pemasaran, UMKM juga perlu pendampingan teknologi.

“Harus ada adaptasi teknologi kepada UMKM. Kalau itu semua dilakukan, saya yakin kita bisa keluar dari resesi konomi yang melanda kita,” ujarnya. (arh)

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.