Minggu, 29 November 20

Susi Janji Lomba Berenang dengan Sandiaga Jika Waduk Pluit Bersih

Susi Janji Lomba Berenang dengan Sandiaga Jika Waduk Pluit Bersih
* Kondisi Waduk Pluit terkini. (Foto: Warta Kota)

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyoroti kondisi waduk Pluit yang kondisinya kian memprihatinkan karena banyak sampah. Ia pun teringat pernah berucap janji dengan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

 

Baca juga:

Rencana Susi Jika Sudah Pensiun Jadi Menteri

Dikritik Luhut, Menteri Susi: Selain Jokowi Tidak Saya Dengar

Ironi Perjuangan Susi Pudjiastuti: Diakui Dunia, Tak Didukung Negeri Sendiri

 

Susi mengaku pernah berjanji dengan Sandiaga untuk mengadakan lomba berenang jika kondisi waduk Pluit sudah bersih. Melalui akun Twitternya, @susipudjiastuti mengingatkan janji iu dengan meretweet berita tentang kondisi waduk Pluit hari ini.

“Kawan2 semua, berita diatas sy retweet untk megingatkan janji lomba saya dg P sandi uno. Sy mau lomba dg janji pemda prop. Jkt akan bershkan waduk2 di Jakarta. Saya senang waduk sunter dibersihkan & bersih. Tentunya anda semua juga senang kalau waduk2 lainnya jg bersih,” ujar Susi, Selasa (11/6/2019).

Kondisi Waduk Pluit di Penjaringan, Jakarta Utara kini terlihat memprihatinkan karena terlihat kering dan mengalami pendangkalan. Pemprov DKI Jakarta pun menjelaskan penyebab dari kondisi Waduk Pluit saat ini.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Yusmada Faizal menjelaskan Waduk Pluit memang sengaja dikeringkan. Hal itu sebagai persiapan untuk mencegah banjir yang kerap terjadi di musim penghujan nanti.

Menurut Yusdi, kondisi cuaca di DKI Jakarta beberapa hari belakangan yang diguyur hujan gerimis dan cuaca mendung, membuat Waduk Pluit harus segera dikosongkan sampai dengan air dalam kondisi Low Water Level.

Dengan melakukan pengosongan hingga tingkat Low Water Level ini, diharapkan Waduk Pluit dalam kondisi siap untuk menampung air ketika hujan datang maupun kiriman aliran sungai dari hulu.

Proses inilah yang akhirnya memperlihatkan endapan lumpur di sebagian wilayah Waduk Pluit. “Yang kelihatan sedimennya itu sekitar sepertiga waduk. Yang lainnya sudah dikerjakan, sudah tebal airnya (dibandingkan sedimen),” ujar Yusmada.

Yusmada juga tak menampik jika kini Waduk Pluit tengah mengalami pendangkalan. Namun kata Yusmada, hanya sekitar sepertiga dari luas 80 hektar Waduk Pluit yang mengalami pendangkalan.

Pendangkalan yang memperlihatkan sedimen ke permukaan Waduk Pluit itu akibat kondisi permukaan air mengalami penurunan dari kedalaman maksimal yang mampu ditampungnya.

“Sekitar sepertiga waduk,” ungkapnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.