Selasa, 19 Oktober 21

Suasana Jelang Eksekusi Mati Duo ‘Bali Nine’

Suasana Jelang Eksekusi Mati Duo ‘Bali Nine’
* Myuran Sukumaran dijaga ketat petugas di Bandara Tunggul Wulung Cilacap, lalu dibawa ke Nusakambangan. (Foto: Yusuf Isyrin Hanggara/obsessionnews.com)

Cilacap, Obsessionnews – Pada Rabu (4/3) pagi, Wartawan Obsessionnews.com berhasil mendapatkan foto eksklusif ketika dua terpidana mati warga Australia, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, diturunkan  dari pesawat di Bandara Tunggul Wulung, Cilacap, Jawa Tengah.

Suasana di Pelabuhan Nusakambangan terlihat ramai menjelang pelaksanaan hukuman mati terkait pelaku narkoba duo ‘Bali Nine’ tersebut oleh  pemerintah Indonesia. Pemindahan kedua terpidana mati Myuran Sukumaran dan Andrew Chan dikawal ketat anggota Kopassus.

Pukul 21.00 WIB wartawan tidak diperbolehkan memasuki kawasan pelabuhan. Petugas yang berjaga tutup mulut, tidak berkenan memberikan  komentar. Salah seorang petugas piket yang tidak  berkenan  disebutkan namanya mengaku dirinya hanya menjalankan tugas jaga semata. “Saya cuma  melaksanakan perintah saja, mas. Mohon maaf saya tidak bisa memberi  keterangan,” elaknya.

Andrew Chan turun dari pesawat di Bandara Tunggul Wulung Cilacap, lalu dibawa ke Nusakambangan. (Foto: Yusuf Isyrin Hanggara/obsessionnews.com)
Andrew Chan turun dari pesawat di Bandara Tunggul Wulung Cilacap, lalu dibawa ke Nusakambangan. (Foto: Yusuf Isyrin Hanggara/Obsessionnews.com)

Warga sekitar  juga ikut diam. Beberapa warga yang didatangi  Obsessionnews.com tidak mau mengomentari  pelaksanaan eksekusi dua Bali Nine, bahkan dia menyarankan siapa pun tidak usah masuk ke dalam Nuisakambangan. “Maaf, mas, mending sampeyan ikutin nunggu di depan saja daripada nanti  masuk ke dalam lalu ketangkap, malah tidak bisa keluar,” tutur A, pedagang makanan di di depan pelabuhan.

Dari pantauan Obsessionnews.com, penjagaan di wilayah  Nusakambangan sangat super ketat. Mulai  dari  Pantai Teluk Penyu hingga Wijayapura dijaga ketat oleh patroli  air. Dari kejauhan, satu mobil patroli disiagakan  di tepi Pelabuhan. (Yusuf Isyrin Hanggara)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.