Jumat, 22 Oktober 21

Surya Saputra Sedih Lihat ‘Nasib’ KPK

Surya Saputra Sedih Lihat ‘Nasib’ KPK

Jakarta, Obsessionnews Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tengah bersiteru dengan Polri juga menarik perhatian seniman, aktor Surya Saputra untuk bersuara. Meski ia tidak pro disana dan disini. Ia menyebut, sungguh menyedihkan nasib KPK. Padahal KPK merupakan ujung tombak Indonesia.

“Sedih melihat kondisi saat ini, apalagi kasus KPK. Gue tidak pro sana sini (KPK vs Polri). Kedua lembaga itu merupakan penegak hukum, cuma sayang sekali, pada saat KPK yang merupakan ujung tombak pemberantas korupsi harus dipenggal kepalanya? ujar Surya Saputra kepada Obsessionnews dengan nada sedih, baru-baru ini di Jakarta.

Hari ini, sang Ketua KPK Abraham Samad ditetapkan jadi tersangka mengenai dugaan pemalsuan dokumen di Mapolda Sulselbar dengan sangkaan melanggar pasal 264 ayat (1) sub pasal 266 ayat 1 KUHP atau pasal 93 UU No 23 tahun 2006 yang diubah dengan UU No 25 tahun 2012 tentang Administrasi Kependudukan.

Sangat memprihatinkan, menilai korupsi merupakan hal yang sangat mudah dilaksanakan. Wah, kata Surya, itu akan memperkuat para koruptor, menguatkan politik kotor.

“Kalau sekarng KPK dipotong kepalanya atau dikebiri, ya akhirnya ia lumpuh, dan yang menikmati para koruptor atau orang-orang yang menggunakan oknum-oknum untuk melegalkan bisnis mereka,” jelas Surya suami dari artis Cynthia Lamusu ini.

Begitu juga yang disampaikan oleh Mantan Wakil Ketua DPD RI, La Ode Ida, kepada Obsessionnews, Selasa (17/2/2015), dengan dijadikan Abraham Samad sebagai tersangka maka yang sangat puas adalah Pemilik rekening tambun, politisi kotor nan busuk, pejabat korup, mafia anggaran dan proyek, serta pebisnis hitam yang halalkan segala cara.

“Barangkali mereka saat ini terus menerus ‘sujud syukur’ seperti halnya sejumlah aparat kepolisian saat Hakim Harpin menangkan sebagian gugatan praperadilan Budi Gunawan. Apalagi para koruptor kelas kakap yang selama ini diincar KPK, sungguh bahagia, hati mereka berbunga-bunga,” ujarnya. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.