Selasa, 9 Agustus 22

Survei Populi Center: Popularitas Jokowi 82%, Prabowo 68%

Survei Populi Center: Popularitas Jokowi 82%, Prabowo 68%
* Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Facebook Jokowi)

Jokowi Meraih Berbagai Prestasi Mentereng

Jokowi maju ke Pilpres 2019 dengan membawa modal penting, yakni meraih berbagai prestasi mentereng selama empat tahun berkuasa. PDI-P menilai selama empat tahun memimpin Indonesia, Jokowi telah berhasil mencetak beragam prestasi. Di antara beragam prestasi itu yakni menggenjot pembangunan infrastruktur di tanaha air. Bagi PDI-P pembangunan infrastruktur secara teknokratis dimaknai dalam peningkatan koneksitas, aksesibilitas, kemudahan mobilisasi, serta ketersediaan daya pengungkit kemajuan.

“Dalam perspektif kebudayaan, infrastruktur itu memperkuat rasa percaya diri, optimisme dan membangun budaya kerja Indonesia berprestasi,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto melalui keterangan tertulis, Sabtu (20/10/2018).

Hasto mengatakan, perjalanan empat tahun pemerintahan Jokowi sangatlah dinamis. Awal pemerintahan Jokowi diwarnai dengan penghadangan parlemen, sehingga Jokowi-JK saat itu praktis tidak memiliki kaki di pimpinan DPR dan alat kelengkapan Dewan. Hal tersebut berlangsung satu tahun lamanya, dinamika politik yang tajam, penuh intrik kekuasaan.

Dalam situasi politik penuh hadangan di DPR tersebut Hasto mengatakan, Jokowi terbukti mampu merangkul, membangun keyakinan kolaborasi-gotong royong dengan seluruh komponen bangsa. Dalam empat tahun pemerintahannya, justru Jokowi-JK semakin menuai beragam prestasi.

“Peningkatan keadaban politik terpenting Pak Jokowi adalah menghadirkan kekuasaan di rumah-rumah rakyat melalui tradisi blusukan, program Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, program e-warung, sertifikasi tanah untuk rakyat dan program kerakyatan lainnya,” tutur Hasto.

Hasto melanjutkan, PDI-P menyoroti watak dan kepribadian pemimpin sebagai faktor dominan bagi bangkitnya optimisme bangsa. Banyak orang lupa bahwa penilaian utama seorang pemimpin itu dari watak dan karakternya.

Hasto menilai Jokowi adalah sosok yang tulus, merakyat, dan dengannya instrumen rasa penuh nilai-nilai kemanusiaan mengalir dalam keputusan politiknya. Karenanya, Hasto menyebut kepemimpinan Jokowi sebagai kepemimpinan yang genuine, dan menyapa rakyat dengan ketulusan. Watak kepemimpinan seperti itulah yang mampu membangunkan energi optimisme bangsa.

“Pak Jokowi sangat menghargai proses. Menguatnya rasa percaya diri bangsa di dunia internasional. Semua terjadi karena api perjuangan yang kembali menyala. Sebab tanpa api perjuangan yang menyala-nyala, suatu bangsa akan mati,” pungkas Hasto. (arh)

Pages: 1 2 3 4 5 6

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.