Rabu, 11 Desember 19

Survei Poltracking, Elektabilitas Khofifah-Emil Ungguli Gus Ipul-Puti

Survei Poltracking, Elektabilitas Khofifah-Emil Ungguli Gus Ipul-Puti
* Pasangan Calon Gubernur dan Wakil gubernur Jawa Timur Khofifah-Emil dan Gus Ipul-Puti. (Foto/Kompas)

Jakarta, Obsessionnews.com – Poltracking Indonesia telah mengadakan survei dalam kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur (Jatim). Dalam survei tersebut pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak secara elektabilitas masih tinggi dibanding pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Survei terakhir elektabilitas Khofifah-Emil pada bulan Maret 2018 mencapai 42,4 persen. Sedangkan Saifullah (Gus Ipul)-Puti berada pada angka 35,8 persen, dengan undecided voters sebesar 21,8 persen. Bahkan, elektabilitas Khofifah pada bulan Maret, lebih tinggi daripada Gus Ipul saat disimulasikan pemilihan tanpa disertai calon wakil gubernur masing-masing.

“Khofifah 42,6 persen. Lebih unggul dari Gus Ipul yang 39,6 persen dalam pertanyaan kandidat tunggal, yakni simulasi pemilihan dengan pilihan kandidat calon gubernur,” kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda saat merilis hasil survei di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Minggu (18/3/2018).

Demikian juga ketika simulasi kandidat tunggal yang hanya diikuti calon wakil gubernur, Hanta menyebut elektabilitas Emil masih lebih tinggi, yakni 35,2 persen dan Puti 27,7 persen. Menurutnya elektabilitas kedua pasangan Khofifah-Emil melonjak tinggi dibandingkan survei pertama yang diadakan pada Januari 2018.

Saat itu, elektabilitas Gus Ipul-Puti sebesar 39,9 persen, lebih tinggi, sedangkan Khofifah-Emil 38,5 persen. Demikian pula elektabilitas Gus Ipul dalam simulasi pemilihan tanpa disertai calon wakil gubernur, pada bulan Januari masih lebih tinggi daripada Khofifah. Gus Ipul saat itu elektabilitasnya 43,3 persen, sedangkan Khofifah 37,1 persen.

Survei yang dilakukan Poltracking Indonesia ini menggunakan metodestratified multistage random samplingdengan jumlah responden 1.200 danmargin of error 2,83 persen serta tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan di 29 kabupaten dan 9 kota di Jawa Timur. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.