Jumat, 10 Juli 20

Survei IDM: Paslon Milton-Boyman Ungguli Lawannya di Pilgub Kalbar 2018

Survei IDM: Paslon Milton-Boyman Ungguli Lawannya di Pilgub Kalbar 2018
* Ilustrasi Pilgub Kalimantan Barat (Kalbar). (foto: rilis.id)

Jakarta, Obsessionnews.com – Lembaga survei Indonesia Development Monitoring (IDM) mengeluarkan hasil survei terkait elektabilitas calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Barat (Kalbar) 2018.

Dari survei yang dilakukan oleh IDM untuk memprediksi pilihan masyarakat Kalbar pada Pilkada 2018 dihasilkan temuan survei pasangan calon (paslon) Milton-Boyman mengungguli paslon kompetitornya hingga 44,7 persen. Sementara di urutan kedua ditempati pasangan Karolin-Suryadman Gidot dengan angka keterpilihannya sebesar 25.7 persen.

“Urutan buncit ditempati pasangan Sutarmidji-Ria Noorsan dengan Tingkat keterpilihan sebesar 20.2 persen saja,” ujar Direktur IDM Fahmi Hafel dari keterangan tertulisnya, Minggu (24/6/2018).

Fahmi menjelaskan, pasangan Milton-Boyman mendominasi tingkat keterpilihan tertinggi di Kabupaten Sintang, Ketapang, Kayong, Sekadau, Melawi, Kapuas Hulu, Sanggau, Kota Singkawang, Kubu Raya, dan Kota Pontianak.

Sementara Pasangan Karolin-Suryadman Gidot hanya mendominasi di Kabupaten Landak Dan Bengkayang. Sedangkan pasangan Sutarmidji-Ria Noorsan hanya menang di Mempawah Dan Sambas.

Kekalahan Karolin-Suryadman Gidot dikarenakan viral video pidato Cornelis yang menyudutkan etnik Melayu dan Umat Islam, serta penolakan politik dinasti serta kasus video porno yang menimpa Karolin.

Sedangkan kekalahan Sutarmidji-Noorsan di Kota Pontianak akibat tidak Ada prestasi yang dibuat Sutarmidji selama menjabat Wali kota serta diduga kasus korupsi pengadaan alkes ratusan miliar dan sarana pendidikan di era Sutarmidji serta politik dinasti Ria Noorsan di Mempawah yang mengusung istrinya Ria Noorsan sebagai calon bupati Mempawah.

“Sementara kemenangan Milton-Boyman akibat prestasi Milton yang berhasil membuat kemajuan di Sintang sepeti Bandara Internasional di Sintang yang modern,” ungkap Fahmi.

Survei ini dilakukan mulai dari 17 Juni-22 Juni 2018 dengan jumlah Responden 2.039  warga Kalbar yang memiliki hak Pilih dengan margin of error 2.17 persen pada tingkat kepercayaan 95%. Mengunakan Metode multistage random sampling. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.