Jumat, 24 September 21

Survei IDM: Anies-Sandi Unggul Lebih 12% Atas Ahok-Djarot

Survei IDM: Anies-Sandi Unggul Lebih 12% Atas Ahok-Djarot

Jakarta, Obsessionnews.com – Survei Jajak Pendapat Masyarakat DKI Jakarta terkait Pemiilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua 2017 yang dilakukan Indonesia Development Monitoring (IDM) menunjukkan bahwa elektabilitas Anies-Sandi unggul atas Ahok-Djarot dengan selisih mencapai lebih dari 12%.

“Jumlah responden yang mantap dengan pilihannya jauh berbeda antara kedua paslon, yaitu pemilih Ahok-Djarot hanya 58,17% yang mantap dengan pilihannya sedangkan pemilih Anies-Sandi yang mantap dengan pilihannya sebanyak 82,1%,” papar Fahmi Hafel.Sip, Direktur Eksekutive IDM, Jumat (14/4/2017).

Survei dilakukan pada 4 sampai 11 April 2017 dengan mengambil sample/responden sebanyak 1.421 orang dari Masyarakat Jakarta yang memiliki hak pilih pada pilkada DKI Jakarta putaran kedua nanti, sample dipilih secara random di 5 Kota Madya dan 1 Kabupaten di Jakarta dengan mengunakan teknik multistage random sampling.mengunakan Margin of error +/- 2,6 % dan tingkat kepercayaan 95%.

Wawancara dilakukan melalui tatap muka dengan instrumen kuesioner yang sudah disiapkan para surveyor Indonesia Development Monitoring

Dalam Kuisioner Responden diminta untuk menjawab dua pertanyaan saja yaitu: ““Jika Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dilakukan pada hari ini, siapakah yang akan anda pilih?”

Dari data data jawaban kuisioner yang telah dijawab hanya 1.415 responden saja yang bisa diverifikasi dan berkualitas sisanya tidak terisi dan tidak Jelas

Dalam temuan survei terjawab pilihan masyarakat Jakarta yang diwakili oleh 1415 warga Jakarta ,memberikan pilihan pada pasangan Ahok-Djarot sebanyak 40,82%, dan pada pasangan Anies-Sandi sebanyak 52,68%, sedangkan yang tidak menjawab/rahasia sebanyak 6,5%.

Dan ketika responden ditanyakan dalam kuisioner terkait kekonsistenan antara jawaban dalam memilih kedua Paslon nanti saat hari pencoblosan maka didapati sebanyak 58,17% akan tetap memilih Ahok sesuai dengan pilihannya dan sebanyak 41,83% masih akan berpikir ulang.

Sedangkan dari yang memilih pasangan Anies-Sandi, para respondent akan konsisten dengan memilih Anies-Sandi , sebanyak 82,1% dan sebanyak 17,9% responden yang memilih Anies -Sandi masih akan berpikir lagi dan merahasiakan kekonsistenannya dalam memilih Anies -Sandi

Dari hasil survei ini dapat tergambar bahwa elektabilitas Anies-Sandi unggul atas Ahok- Djarot dengan selisih mencapai lebih dari 12%. Hal ini mungkin terjadi karena sebagian besar pemilih Agus-Sylvi dalam putaran pertama cenderung memindahkan dukungan kepada Anies-Sandi. Perpindahan dukungan dari Agus-Sylvi kepada Anies-Sandi dinilai lebih besar daripada ke Ahok-Djarot, karena pemilih Agus-Sylvi maupun pemilih Anies-Sandi pada putaran pertama sama-sama menginginkan hadirnya pemimpin baru di Jakarta.

Kedua, jumlah responden yang mantap dengan pilihannya jauh berbeda antara kedua paslon, yaitu pemilih Ahok-Djarot hanya 58,17% yang mantap dengan pilihannya sedangkan pemilih Anies-Sandi yang mantap dengan pilihannya sebanyak 82,1%. Banyaknya pemilih Ahok yang tidak mantap dengan pilihannya kemungkinan karena kasus hukum yang masih menjerat Ahok. Figur Ahok yang kerap menuai kontroversi juga dinilai menjadi penyebab banyaknya calon pemilih yang belum mantap.

Sedangkan banyaknya pemilih Anies-Sandi yang sudah mantap dengan pilihannya dapat terjadi karena pemilihnya banyak yang menginginkan gubernur baru karena tidak puas dengan gubernur saat ini, dan juga program-program yang ditawarkan Anies-Sandi seperti di antaranya OK OCE dan KJP Plus dianggap dapat menjadi solusi permasalahan di Jakarta.n (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.