Sabtu, 18 September 21

Surplus Jangan Dihitung dari BPS Saja

Surplus Jangan Dihitung dari BPS Saja

Jakarta, Obsessionnews – Strategi perdagangan terutama di sektor pangan, kadang cuma mengandalkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Tujuannya, ya menelurkan kebijakan di tingkat pusat untuk segera dilaksanakan sampai ke akar rumput.

Menurut Ajiep Padindang, anggota DPD RI pada diskusi Pangan Kita yang diselenggarakan Radio Republik Indonesia (RRI) di Jakarta, Senin (25/5), seharusnya yang menjadi landasan perhitungan adalah jumlah konsumsi individu setiap hari.

“Surplus 2 juta ton pertahun, kita punya data dari mana? Seharusnya yang dihitung konsumsi sehari berapa gramnya, ini yang harus dihitung,” kata Ajiep.

Ajiep menilai, secara pribadi dirinya kurang percaya terhadap data yang disuguhkan BPS dan dijadikan salah satu sumber data utama tiap Kementerian. Dia menilai, seharusnya angka surplus muncul setelah dihitung perkalian antara jumlah lahan, produksi setiap kali panen dan dari konsumsi setiap individu. (MBJ)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.