Sabtu, 31 Oktober 20

Suriah: Barat Investor Terorisme !

Damaskus – Deputi menteri luar negeri Suriah menilai negara-negara Barat tidak serius menumpas terorisme, bahkan memperlakukan mereka sebagai investasi.

Faisal al-Miqdad dalam wawancara dengan Sputnik menyinggung meletusnya krisis Suriah, dan sejak awal pemerintah Damaskus sudah menegaskan urgensi dialog Suriah-Suriah sebagai agenda kerjanya, tapi negara-negara Barat menghalangi tercapainya kesepakatan dalam perundingan damai, termasuk di Jenewa.

Dalam penumpasan terorisme, tutur al-Miqdad, Damaskus dengan dukungan mitranya berhasil memukul mundur kelompok teroris, tapi negara-negara Barat memperkuat dukungannya terhadap kelompok-kelompok teroris yang beroperasi di Suriah.

Mengenai peristiwa Khan Sheikhoun, Deputi menlu Suriah mengungkapkan, Damaskus berulangkali menyerukan dilakukannya investigasi oleh komisi independen internasional, tapi AS menentangnya.

Serangan senjata kimia mencurigakan di Khan Sheikoun, di wilayah selatan Idlib, Suriah yang terjadi hari Selasa (4/4/2017), menyebabkan lebih dari 100 orang tewas dan 400 lainnya luka-luka.

Pasca terjadinya serangan tersebut, poros Barat yang dipimpin AS selaku pendukung kelompok teroris Suriah menuding pemerintah Assad sebagai pelakunya, tapi segera dibantah oleh Damaskus, dan Barat pun tidak menyodorkan bukti-buktinya.

Tudingan tanpa verifikasi tersebut dijadikan alasan oleh AS untuk menembakkan 59 rudal ke arah pangkalan militer Suriah, al-Shayrat, di provinsi Homs pada 7 April 2017. Padahal, pangkalan militer al-Shayrat selama ini dijadikan pusat operasi penumpasan teroris Daesh dan Jabhah al-Nusra di Suriah.

Para analis politik menilai tudingan Barat terhadap pemerintah Suriah yang tidak disertai bukti dalam kasus penyerangan Khan Sheikoun sebagai upaya untuk mengalihkan opini publik dunia atas keberhasilan Damaskus menumpas kelompok teroris di negara Arab itu.

Krisis Suriah meletus sejak 2011 dengan masuknya kelompok teroris dukungan Arab Saudi, AS dan sekutunya, termasuk Turki demi menggulingkan Bashar Assad dari tampuk kekuasaan presiden Suriah. (ParsToday)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.