Minggu, 17 Oktober 21

Surat Terbuka Kepada Wiranto

Surat Terbuka Kepada Wiranto

Yth. Bpk Menkopohukam Jenderal TNI Purn H Wiranto
Di Jakarta.

Dengan hormat;
Setelah mengamati paskah pernyataan Bapak Menko baik melalui perss release maupun bicara secara langsung lewat pers terkait pengakuan pembelian 5000 senjata oleh Bin dan Polri kini publik sudah tahu bahwa hanya pengalihan isu untuk mengelabui rakyat.

Alasannya hanya mau beli pistol, padahal mereka BIN dan Polri pesan 5000 pucuk senjata / senjata laras panjang serbu anti tank dan senjata kaliber besar / senapan BB sniper caliber 0,50 inch / yang bisa digunakan untuk anti tank dan anti helikopter tempur dgn peluru khusus. Untuk itu perlu segera dilaporkan pada presiden Jokowi dan untuk menggulung elit ini hendaknya dilakukan penyelidikan khusus.

Untuk meluruskan pernyataan Bapak Menkopolhukam maka perlu kami sampekan bahwa di negara mana pun,di dunia ini polisi hanya boleh menggunakan senapan sniper 7,62 mm, bukan 12,5 mm yang bisa untuk merontokkan helicopter dan sekaligus senjata anti tank.

Dari informasi yang kami trima bahwa KaBIN telah perintahkan Mabes polri mengunjungi pabrik senjata di China? untuk memesan 5000-20.000 senjata anti material rifle : zhijiang M 99 atau AMR 2 atau JQ rifle, atau IR 2 A atau JS 12,7 made in China. Disarankan agar perlu dilakukan kroschek baik pada panglima TNI maupun dengan KaBAIS TNI karena ini sangat berbahaya bagi kepentingan nasional dan bangsa telah menyalahgunakan lembaga BIN dan Polri untuk tujuan diluar kepentingan negara dan bangsa.

Janganlah lembaga Polri disalahgunakan untuk bisa dapat menghabisi TNI sebagai tentara rakyat hanya untuk mendukung kepentingan politik dan dendam sekelompok orang.
Pindad tidak ada stock untuk caliber besar karena memang kaliber besar itu hanya untuk kebutuhan TNI, bukan untuk Polisi apalagi untuk BIN.

Oleh karena itu Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan siapapun yang bisa merontokkan pesawat, kapal perang dan tank TNI akan kami sikat dan inilah jawabannya ada di senjata sniper caliber 0,50 inch / 12,56 mm yg bisa di gunakan utk anti tank, anti helikopter tempur dgn peluru khususnya antara lain Raufoss mk 2 armor Piercing blast.yang bisa menembus tank dan meledakkan nya.

Rekomendasi Saran :
1). Kebijakan Panglima TNI Gatot sangat didukung umat Islam tanpa kecuali dan posisi beliau sebagai panglima, justru memperkuat kedudukan Joko Widodo sebagai presiden untuk itu perlu dipertahankan.

2).Bagaimanapun PDIP tidak suka flm G30S/PKI diputar utk ditonton tentu siapapun memahaminya dan apabila konteks ini didiamkan oleh pak Menkopolkam, maka ke depan citra pemerintah bakal tergerus di mata umat Islam dan mayoritas rakyat dan harus berpedoman pada konstitusi dan Undang2 Tap MPR tahun 1966

3).Disarankan agar Pak Wiranto Menkopolhukam sebaiknya tidak perlu banyak bicara, sebab semakin berbicara semakin runyam keadaan dan apa yang disampaikan terkait hal ini juga sdh tidak menarik simpati publik dan malahan dianggap terkesan represif.

Demikian dan trimakasih.

Hormat kami
Dr.Rahman Sabon Nama
Cc.:Yth.Bapak Presiden Joko Widodo sebagai laporan.
25/9-2017.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.