Sabtu, 16 Oktober 21

Supir Taksi-Angkot Bakar Ban di Depan Gedung DPR

Supir Taksi-Angkot Bakar Ban di Depan Gedung DPR

Jakarta, Obsessionnews Demo ratusan supir taksi dan angkot yang tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat ( PPAD) dan Forum Komunikasi Masyarakat Penyelenggara Angkutan Umum ( FK MPAU ), Selasa (22/3) di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, mulai anarki. Selain menutup jalan, mereka juga membakar ban bekas.

Akibat demo anarki tersebut, sejak pagi pukul 09.00 WIB, arus lalulintas di Jl. Gatot Subroto, Jakarta Pusat, di kedua arah, baik jalan alteri maupun tol dalam kota macet total. Demikian pantauan dari akun @RadioElshinta di twitter, Selasa (22/03/2016).

Baca juga:

Satu Taksi Rusak dalam Demo PPAD

Pemerintah Jangan Stop Kendaraan Berbasis Online

Jonan Minta Aplikasi Uber dan Grab Diblokir

demo taksi 3

Titik demo yang diikuti lebih dari 10.000 pengemudi taksi, Metro Mini, Bajaj, KWK dan Mikrolet juga memadati depan Kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian Perhubungan, Balai Kota, DPRD DKI Jakarta dan Istana Merdeka.

Mereka sejak pagi tadi pukul 08.00 WIB, sudah berkumpul di di Terminal Senen, Terminal Tanjung. Priok, Terminal Kalideres, Terminal Blok. M, Terminal Kp. Melayu akan menuju ke Parkir Timur Senayan dengan membawa armadanya kemudian dari parkir Timur lalu longmarch menuju gedung DPR MPR RI dan untuk Kementrian Kemenfo Info hanya perwakilan 30 orang.

demo taksi2

Sementara sopir KWK dan Mikrolet akan berkumpul di Monas lalu demo di tiga lokasi yaitu Istana Merdeka, DPRD DKI dan Balikota.

Pengunjung rasa juga melakukan sweeping terhadap sopir yang tidak ikut dalam aksi dan armada taksi berbasis aplikasi atau online. Tercatat, sebuah taksi Blue Bird, pecah kaca bagian belakangnya, terkena batu.

Ratusan polisi anti huru hara sudah berada di titik-titik tempat jalannya aksi unjukrasa yang berlangsung anarkis tersebut. (rez)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.