Senin, 17 Februari 20

Sumur Bor Penuhi Kebutuhan Air Bersih untuk 27 Ribu Warga Boyolali

Sumur Bor Penuhi Kebutuhan Air Bersih untuk 27 Ribu Warga Boyolali
* Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyerahkan dua buah sumur bor untuk daerah sulit air di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah,  Jumat  (4/10/2019). (Foto: KESDM)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) memiliki kepedulian yang tinggi terhadap daerah-daerah yang sulit air. Salah satu daerah tersebut adalah Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah.

 

Baca juga:

10 Unit Sumur Bor Layani 33 Ribu Warga Kendal

Kementerian ESDM Bakal Bangun 750 Sumur Bor di Tahun 2020

Kementerian ESDM Bangun Sumur Bor di Lombok Tengah

 

Kementerian ESDM menyerahkan dua buah sumur bor untuk daerah sulit air di Boyolali pekan lalu. Unit tersebut merupakan program yang masuk tahun anggaran 2019 di wilayah Boyolali sebanyak empat unit dari yang direncanakan.

Hingga tahun 2019 telah berhasil dibangun 11 unit sumur bor di Boyolali, yang tersebar di 7 kecamatan dan 10 desa/kelurahan, dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 608 ribu m3 per tahun, dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk sekitar 27 ribu jiwa warga.

“Jumlah sumur bor di Kabupaten Boyolali tahun 2019 ini direncanakan sebanyak empat unit. Hingga saat ini sudah selesai dibangun sebanyak dua unit dan diserahkan pada hari ini, yaitu terletak di Desa Tanjung dan Desa Blumbang, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali,” terang Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM M. Halim Sari Wardana yang ewakili Menteri ESDM, saat menyerahkan sumur bor kepada Bupati Boyolali yang diwakili Totok Eko YP, Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra, yang di lokasi sumur bor Desa Tanjung, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Jumat  (4/10/2019) sore.

“Kami harapkan agar bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat di sekitar sumur bor pada khususnya,” lanjut Halim.

Dikutip obsessionnews.com dari siaran pers, Minggu (6/10), dalam kesempatan tersebut Totok menyampaikan rasa terima kasihnya atas pembangunan sumur bor di daerah sulit air di Boyolali tersebut.

“Terima kasih kepada KESDM yang telah membantu pembangunan sumur bor yang sangat tepat dibangun di musim kemarau ini, semoga bisa dilestarikan oleh masyarakat. Kemarau yang panjang menyebabkan 6 kecamatan dan 21 desa di Boyolali mengalami kekeringan. Kami harapkan bantuan sumur bor tahun depan bisa diperbanyak,” ujar Totok.

Salah satu tugas dan fungsi Badan Geologi Kementerian ESDM di bidang air tanah adalah melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, yaitu penyediaan sarana air bersih melalui pengeboran air tanah dalam di daerah sulit air di seluruh wilayah Indonesia. Target di tahun 2019, KESDM akan membangun 650 unit sumur bor di wilayah sulit air yang tersebar di 33 provinsi. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.