Selasa, 19 Oktober 21

Sumpah Pemuda, Pramuka Adakan Karnaval Budaya dan Kuliner Nusantara

Sumpah Pemuda, Pramuka Adakan Karnaval Budaya dan Kuliner Nusantara
* Pramuka membentankan spanduk Sumpah Pemuda.

Jakarta, Obsessionnews.com – Kwarnas Gerakan Pramuka mengadakan Upacara Sumpah Pemuda di Lapangan Kempi 2, Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur. Upacara ini diikuti 66 Regu (528 Pramuka) Penggalang terbaik hasil seleksi dari seluruh Indonesia. Menariknya, semua peserta mengenakan pakaian adat dari daerahnya masing-masing.

Upacara Sumpah Pemuda dimulai pukul 08.00 WIB — 08.30, dilanjutkan dengan Karnaval Budaya hingga pukul 11.00 WIB. Siangnya, dilanjutkan dengan Festival Kuliner yang dimulai pukul 13.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian terpenting dari Lomba Tingkat Lima (LT-V) Gerakan Pramuka yang telah berlangsung sejak 22 Oktober 2018. Menurutnya, siapa pun akan menjadi bayi selamanya jika enggan mempelajari sejarah.

“Para Pemuda di tahun 1928 sudah berpikir jauh ke depan, mereka melihat perbedaan sebagai kekuatan. Semangat itu yang harus melandasi setiap pikir dan tindakan kita. Semua peserta Upacara berusia 11-15 tahun, mereka akan menjadi bagian terpenting dalam perjuangan menjadikan Indonesia juara di segala bidang pada 2045 nanti. Nah, saya yakin jika gotong royong di antara generasi milenial semakin kuat, kita mampu memimpin bangsa lain. Sebaliknya, jika ego pribadi dan kelompok menguat, maka kita akan kalah dengan bangsa lain,” jelas Adhyaksa Dault di Jakarta, Sabtu (28/10).

Setelah Upacara Sumpah Pemuda, peserta akan kembali berfoto dengan dua spanduk besar bertuliskan “Usia Kami Sekarang 11 – 15 Tahun – 2045 Indonesia Juara Dunia – Selamat Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 – 28 Oktober 2017”, dan “Ayo Promosikan dan Bela NKRI di Media Sosial — Pramuka Perekat NKRI”.

Sementara itu, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Binamuda, Budi Prayitno mengatakan, sejak dulu momentum Sumpah Pemuda dijadikan sebagai hari refleksi bagi Gerakan Pramuka. Sumpah Pemuda 1928 mengingatkan kita akan pentingnya peran kaum muda dan pentingnya persatuan dalam perjuangan.

“Setiap kegiatan di Gerakan Pramuka selalu memiliki bobot pendidikan yang tinggi, Upacara Sumpah Pemuda, Karnaval Budaya, Festival kuliner adalah kegiatan luar ruangan yang sepertinya biasa bagi kita orang dewasa, namun merupakan pendidikan bagi adik-adik Pramuka usia 11-15 tahun. Dengan memakai baju adat, mereka semakin sadar bahwa kita Indonesia dengan beragam budaya. Dan Pramuka semangatnya sama dengan Sumpah Pemuda,” ujar Budi, Sabtu (27/10).

Menurut Budi, sejak awal Pramuka dirancang sebagai alat pendidikan bagi anak muda untuk menjadi perekat NKRI. Karena itu, Pramuka bisa hadir dan diterima oleh masyarakat di semua daerah.

“LT-V ini juga bagian dari cara Pramuka memperingati hari Sumpah Pemuda. Kegiatan yang dilombakan sangat bagus, tidak hanya mengandung unsur pengetahuan, tapi juga ada unsur persaudaraan, kepedulian, meski sifatnya lomba,” jelasnya.

Rio Ashadi, penanggungjawab dua kegiatan ini menjelaskan, setelah karnaval budaya, peserta akan mengikuti lomba memasak atau Festival Kuliner. Ada 66 Regu membuat sajian terbaik yang akan dinilai oleh dewan juri.

“Ini bukan lomba kuliner biasa, karena peserta sudah mempersiapkan ini dengan sangat baik, semua regu berprestasi tinggi atau juara di provinsinya masing-masing. Mereka regu penggalang terbaik di daerahnya, karenanya baik dalam Karnaval Budaya maupun Festival Kuliner, peserta akan memberikan yang terbaik baik dari sisi proses, penyajian, penjelasan maupun rasa,” ujar Rio.

Puncak acara penutupan LT-V akan diadakan pada Sabtu (28/10) pukul 19.00 WIB di Lapangan Kempi 2, Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan ini akan ditutup langsung oleh Ketua Kwarnas Adhyaksa Dault.

Sebagai informasi, LT-V adalah kegiatan yang sangat dinantikan dan prestisius, karena seleksi peserta yang sangat ketat. Regu yang bisa mengikuti Lomba Tingkat Lima (LT-V) adalah Regu yang menjuarai empat Lomba Tingkat (LT) sebelumnya, yaitu LT-I (tingkat Gugus Depan), LT-II (tingkat Kecamatan), LT-III (tingkat Kota/Kabupaten), dan LT-IV (tingkat Provinsi). Jadi LT-V adalah pertemuan regu penggalang terbaik di Indonesia. Ibarat pertandingan sepakbola, LT-V adalah Piala Dunianya Pramuka. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.