Kamis, 9 Desember 21

Suku Bunga Single Digit Permudah Bisnis

Suku Bunga Single Digit  Permudah Bisnis

Jakarta, Obsessionnews – Suku bunga single digit atau dibawah 10 persen yang terus didorong pemerintah antara lain melalui kredit usaha rakyat (KUR), ikut memberikan sumbangan terhadap kemudahan berbisnis, disamping berbagai kebijakan pemerintah lainnya.

“Dengan suku bunga kredit yang cuma 9 persen pertahun dan turun lagi menjadi 7 persen pada 2017, maka KUR menjadi salah satu daya tarik kemudahan berbisnis. Terbukti dengan serapan KUR yang sangat bagus,” kata Sekretaris Kemenkop dan UKM Agus Muharram melalui siaran pers, Kamis (26/5/2016).

Agus mengatakan, kebijakan suku bunga rendah yang didorong pemerintah ini diharapkan juga diikuri lembaga keuangan lainnnya khususnya perbankan baik BUMN maupun swasta.

“Diharapkan pada akhir tahun suku bunga perbankan bisa dibawah 10.persen,” katanya.

Kebijakan suku bunga rendah ini melengkapi berbagai deregulasi.yang dilakukan pemerintah selama ini diantaranya paket kebijakan ekonomi I sampai XII. Juga.dibidang regulasi, dimana 3000 perda yang hambat inveatasi akan dihapus.

Disektor UMKM, sederet kebijakan kemudahan berinvestasi juga dilakukan, diantaranya, untuk perijinan UMKM kini hanya cukup satu lembar saja melalaui kecamatan.

Lalu hak cipta bekerjamsama dengan Kementriam Hukum dan HAM, kemenkop bisa menerbitkan hak cipta cukup 1 jam saja dan gratis alias tidak dipungut biaya.

UMKM juga didorong melakukan perdagangan digita atau e-commerce, melalui berbagai pelatihan dan fasilitas yang disediakan Kemenkop dan UKM.

Agus mengatakan dengan berbagai kemudahan berbisnis ini, target Indonesia untuk berada di peringkat 40 -60 negara dengan kemudahan berbisnis ( ease of doing business (EODB) bisa tercapai.

Saat ini Indonesia berada di peringkat 109 EODB 2016 yang dikeluarkan oleh Bank Dunia, atau naik dari peringkat sebelumnya di 120. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.