Senin, 27 September 21

Sudirman Cuma Dijadikan Alat Politik Untuk Matikan Orang

Sudirman Cuma Dijadikan Alat Politik Untuk Matikan Orang

Jakarta, Obsessionnews – Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Pangi Chaniago salut terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said yang sudah berani mengungkap Ketua DPR RI Setya Novanto yang disebut menjual nama Presiden Joko Widodo ke PT Freeport Indonesia.

Namun Pangi tetap menduga bahwa keberanian Sudirman hanya dijadikan sebagai alat politik oleh rezim untuk mematikan karakter seseorang. Sebab, dengan melaporkan Setya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), publik semua menjadi tahu bahwa ada pelanggaran berat yang diduga dilakukan oleh Setya Novanto.

“Saya rasa ini hanya sekedar mainan politik untuk mematikan karakter seseorang,” ujar Pangi saat dihubungi, Selasa (16/11/2015).

Menurutnya, ada dua sisi yang harus diliat dari kasus ini. Bila dalam hasil penyelidikan Setya terbukti melakukan pelanggaran hukum, maka otomatis nama baiknya hancur. Namun, jika tidak tidak terbukti, maka nama Sudirman yang akan dipertaruhkan. Sehingga ia melihat kasus ini hanya sekedar mainan politik.

“Kalau tidak terbukti saya menduga Sudirman Said dijadikan komoditas politik atau diperalat oleh rezim untuk berpolemik sehingga bisa mengalihkan dan mengaburkan inti persoalan tambang selama ini,” tuturnya.

Untuk itu, agar tidak menjadi bias, Pangi juga menyarankan agar kasus Setya tidak hanya diserahkan kepada MKD, tapi juga diserahkan secara hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi ataupun di Kepolisian. Sebab, ia menilai MKD fungsinya hanya sebagai alat politik yang tidak pernah memberikan ketegasan hukum.

“Tak ada gunanya Sudirman mencuap cuap namun ternyata ngak terbukti ada pelanggaran hukum. Publik menantang Sudirman Said via KPK dan Bareskrim untuk membuktikan semua tuduhannya,” jelasnya. ‎(Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.