Minggu, 29 Mei 22

Sudah Saatnya Tommy Soeharto Selamatkan Golkar

Sudah Saatnya Tommy Soeharto Selamatkan Golkar
* Tommy Soeharto (kedua dari kiri). (Foto: Edwin Budiarso/Obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews – Presiden Soeharto yang juga pendiri dan Ketua Dewan Pembina Golkar berhasil membawa Golkar meraih masa keemasan di era Orde Baru (Orba). Di bawah kendali kepemimpinan Soeharto partai beringin sukses mendulang kesuksesan dalam enam kali pemilu, yakni Pemilu 1971, Pemilu 1977, Pemilu 1982, Pemilu 1987, Pemilu 1992, dan Pemilu 1997. Di era Orba itu kontestan pemilu hanya tiga partai politik (parpol), yakni Golkar, PPP, dan PDI.

Tommy kecil bersama sang ayah.
Tommy kecil bersama sang ayah.

Karena dominannya Golkar di era Orba, maka Golkar disebut identik dengan Orba.

Namun, masa kejayaan Golkar memudar setelah Soeharto jatuh akibat gerakan reformasi. Secara resmi Soeharto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998. Ia kemudian digantikan oleh Wakil Presiden BJ Habibie. Lengser keprabonnya Soeharto itu juga berarti berakhirnya kekuasaan Orba selama 32 tahun.

Di era reformasi nasib Golkar sungguh tragis. Pasca Soeharto tak ada lagi kader Golkar yang berhasil menjadi Presiden RI hingga kini. Pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 1999 yang dipilih oleh MPR, kader-kader Golkar tak berkutik. Demikian pula pada Pilpres 2004, Pilpres 2009, Pilpres 2014 yang langsung dipilih oleh rakyat, kader-kader Golkar tak mampu unjuk gigi.

Situasi di Golkar bertambah runyam pasca Pilpres 2014, di mana Golkar terbelah menjadi dua kubu, yakni kubu Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksono. Perpecahan di tubuh Golkar berdampak negatif pada Pilkada serentak 9 Desember 2015, yakni banyak kader Golkar yang gagal terpilih menjadi bupati, waikota, dan gubernur.

Badai yang melanda Golkar masih berlangsung hingga kini. Di saat konflik Golkar semakin memanas itu kader-kader Golkar menginginkan keluarga Cendana, julukan populer untuk keluarga mantan Presiden Soeharto yang tinggal di Jalan Cendana, Menteng, Jakarta Pusat, agar memimpin Golkar lagi. Sudah saatnya keluarga Cendana menyelamatkan Golkar! Mereka menginginkan Hutomo Mandala Putra atau yang beken dengan nama Tommy Soeharto memimpin Golkar, agar Golkar dapat berjaya kembali seperti di era Orba.

tommy

Tommy resmi menjadi bakal calon (balon) ketua umum (ketum) Golkar di Musyawaarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang akan digelar di NDCC, Nusa Dua, Bali, 23 – 26 Mei 2016.

Ketua Panitia Pengarah Munaslub Golkar Nurdin Halid mengundang Tommy menghadiri acara sosialisasi rencana penyelenggaraan Munaslub Golkar di kantor DPP Golkar, Jl. Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/5), pukul 13.30 WIB – selesai. Undangan itu tertuang dalam surat bernomor No. Und 11/SC/Munaslub/IV/2016 tanggal 28 April 2016. Dalam surat itu disebutkan Panitia Pengarah meminta Tommy didampingi sebanyak-banyaknya 10 orang tim suksesnya.

Majunya Tommy di Munaslub Golkar mengubah peta pertarungan para balon ketum. Sebelumnya sejumlah pengamat memprediksi Ade Komarudin akan bersaing ketat dengan Setya Novanto, Idrus Marham, dan Airlangga Hartarto. Keempat tokoh muda Golkar ini merupakan anak emas Ketum Golkar Aburizal Bakrie atau Ical. Sebab, Ical berkepentingan duduk di kursi ketua Dewan Pertimbangan Golkar jika salah seorang loyalisnya tersebut memenangkan Munaslub. Artinya, Ical masih berambisi mengendalikan partai beringin.

Dengan resminya Tommy sebagai balon ketum, kemungkinan besar akan terjadi persaingan sengit antaraTommy melawan Ade.

Nama Tommy mulai populer di kancah politik tahun lalu ketika Golkar terbelah menjadi dua kubu. Berbagai kalangan mendesaknya untuk menyelamatkan partai yang didirikan almarhum ayahnya itu.

Popularitasnya semakin melambung ketika pada Juni 2015 Tommy mendirikan Himpunan Masyarakat Peduli Indonesia (HMPI). Dalam waktu relatif singkat HMPI telah terbentuk di berbagai daerah di 34 provinsi dan memiliki ribuan anggota. HMPI menyantuni anak yatim, memberdayakan petani, dan lain sebagainya.

HMPI menjadi motor penggerak Poros Tommy Soeharto – Golkar untuk mendukung Tommy di Munaslub Golkar. HMPI gencar menyosialisasikan pencalonannya untuk menjadi ketum Golkar.Hasilnya, Tommy mendapat dukungan dari sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I dan II Golkar se-Indonesia.

Dalam suatu kesempatan politisi senior Golkar yang juga mantan Ketum Golkar, Akbar Tandjung, menilai Tommy layak memimpin Golkar. Akbar berpendapat besar peluang Tommy untuk menjadi ketum. (arh, @arif_rhakim)

Baca Juga:

Selamat Datang Soeharto Muda di Munaslub Golkar

Inilah Subiakto Tjakrawerdaya, Ketua Timses Tommy Soeharto

Tommy Ubah Peta Pertarungan Calon Ketum Golkar

Tommy Soeharto Optimis Pimpin Golkar

Tommy Soeharto Lebih Menarik Simpati Dari Calon Lainnya

Tommy Soeharto Berpeluang Menang di Munas Golkar

Jika Berkuasa, Tommy Soeharto Akan Bubarkan Parpol Berideologi Komunis

Sayap HMPI Kokohkan Tommy For President

Tommy Soeharto Anugerah di Balik Prahara Golkar?

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.