Rabu, 15 Juli 20

Suartini Beri Layanan Bernilai Tambah Direktur Konsumer dan Ritel Bank BJB

<span class=Suartini Beri Layanan Bernilai Tambah Direktur Konsumer dan Ritel Bank BJB">
* Direktur Konsumer dan Ritel Bank BJB Suartini. (Foto: Istimewa)

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten,Tbk., atau dikenal sebagai Bank BJB merupakan salah satu bank yang menunjukkan geliat pertumbuhan positif sepanjang tahun 2018. Berbagai kebutuhan konsumen dipenuhi melalui produk dan layanan yang dimiliki pada berbagai segmen bisnis, salah satunya di antara segmen konsumer.

Hal ini tidak terlepas dari peran seorang perempuan tangguh yang menjabat Direktur Konsumer dan Ritel Bank BJB, Suartini. Menempati posisinya sejak 2018, dengan tangan dinginnya dia berhasil membuat terobosan yang mampu menjadikan Bank BJB kian diterima masyarakat. Saat ini portofolio bisnis sebagian besar dari kredit konsumer yang merupakan pilar pertama bisnis. Kredit konsumer memiliki keunggulan, yaitu mampu memenuhi segala kebutuhan debitur.

“Dari segi usia, kredit konsumer telah menyediakan berbagai pilihan jenis produk yang dapat dinikmati setiap pegawai, baik saat aktif sebagai pegawai maupun saat telah memasuki pensiun. Dari segi jenis pekerjaan, kredit konsumer dapat dimanfaatkan berbagai kalangan, mulai dari Aparatur Sipil Negara, Pegawai BUMN/BUMD, Anggota TNI/POLRI,  Anggota Dewan, Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, Pegawai Swasta/Yayasan, Perangkat Desa, hingga pensiunan,” papar perempuan kelahiran Bandung ini dengan bersemangat.

Senantiasa fokus kepada nasabah serta selalu berupaya untuk memberikan layanan bernilai tambah adalah prinsip bank yang didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 1960 ini. Bentuk pelayanan yang ramah, tulus, dan kekeluargaan diharapkan dapat menciptakan loyalitas dari para nasabah.

Suartini juga memaparkan inovasi yang dilakukan dengan menjalankan program kredit konsumer berkonsep One Day Service. Setiap pengajuan kredit yang telah dilengkapi dokumen persyaratan dapat melakukan realisasi pencairan kredit pada hari yang sama. Program terbaru lainnya adalah peningkatan market share pada kredit pensiunan. Selain itu, Bank BJB juga melakukan optimalisasi digital marketing untuk memungkinkan produk kredit konsumer dapat dipasarkan secara cepat, masif dengan daya jangkau yang lebih luas.

Dia mengungkapkan bahwa seiring dengan kebijakan strategis yang telah ditetapkan bisnis model berbasis digital akan menjadi poin utama dalam menumbuhkan bisnis, maka Bank BJB mengembangkan sistem pengajuan Kredit Konsumer berbasis aplikasi (Mobile Application, E-Form, dan lain-lain) serta peningkatan layanan digital. Pengembangan e-money server based untuk transaksi menggunakan QR Code, mobile banking yang lebih user friendly dan penambahan fitur lainnya, diharapkan dapat meningkatkan kecepatan dan kemudahan transaksi bagi nasabah.

Hal tersebut adalah langkah Bank BJB untuk menghadapi industri 4.0 di sektor perbankan. Dalam era industri 4.0, terjadi perubahan perilaku konsumen. Jika sebelumnya mendapatkan layanan yang sifatnya bertemu secara fisik dan tatap muka menjadi layanan yang bersifat digital berbasis aplikasi.

Berkembangnya fintech pada era digital didorong pula oleh keinginan konsumen untuk mendapatkan pelayanan keuangan yang mudah, cepat, dan efisien. Berbagai jenis fintech berbasis aplikasi, seperti peer to peer lending, aplikasi payment advisor keuangan, dan berbagai jenis lainnya begitu menjamur. Industri perbankan harus bijak dalam memandang pertumbuhan pesat dari berbagai jenis fintech ini.

“Kita harus memandang bahwa fintech adalah partner dari industri perbankan dalam pengembangan industri keuangan di Indonesia. Tujuannya untuk mewujudkan sistem keuangan yang lebih efisien serta meningkatkan literasi keuangan masyarakat dengan jangkauan pelayanan keuangan yang lebih luas,” jelasnya lebih lanjut mengenai dampak digitalisasi sektor keuangan.

Kolaborasi antarsektor tak terhindarkan karena perbankan membutuhkan kemudahan layanan dan kecepatan proses seperti halnya fintech. Dan fintech pun memerlukan pengalaman dari industri perbankan dalam memahami dan mitigasi risiko-risiko keuangan. Bank BJB telah beradaptasi untuk dapat bertransformasi sesuai dengan perkembangan.

Tidak hanya berorientasi pada profit, bank yang meraih tiga penghargaan Satisfaction Loyalty Engagement 2019 dari Infobank ini menyelenggarakan program penghargaan konsumen. Consumer Loan Loyalty Program (CLLP) merupakan program undian berhadiah Bank BJB yang diselenggarakan dalam rangka meningkatkan customer loyalty.

“Program ini adalah bentuk apresiasi Bank BJB terhadap para debitur dan mitra bisnis setianya. Dalam program ini peserta yang diikutsertakan adalah pegawai di Instansi Pemerintah/Lembaga Negara/Perusahaan Swasta yang memenuhi kriteria program,” ujar perempuan lulusan Universitas Padjadjaran ini.

Ada pula program BJB Wisata Religi berupa perjalanan umroh bagi debitur muslim dan perjalanan religi ke Hollyland (Tanah Suci) bagi debitur nonmuslim. Apresiasi tersebut diberikan kepada sekitar 150 debitur.

Untuk pemberdayaan masyarakat, Bank BJB kerap melakukan kegiatan CSR yang disalurkan kepada sektor lingkungan hidup, sektor pendidikan dan kesehatan. Berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bank BJB mendirikan perpustakaan jalanan yang diberi nama KOLECER ‘Kotak Literasi Warga Cerdas’.

“Dukungan terhadap dunia literasi ditunjukkan pula dengan membangun perpustakaan digital di Jawa Barat bernama Maca Dina Digital Library (CANDIL),” pungkas Suartini ramah mengakhiri perbincangan dengan Women’s Obsession. (Nur Asiah)

 

Artikel ini dalam versi cetak telah dimuat di Majalah Women’s Obsession Edisi Juli 2019.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.