Kamis, 23 September 21

Suarez yang Kian Bersinar

Suarez yang Kian Bersinar
* Luis Suarez.

Barcelona – Tidak sia-sia Luis Suarez hijrah dari Liverpool ke Barcelona pada 2014 lalu. Di musim pertamanya membela klub raksasa sepak bola Spanyol itu, Suarez menunjukkan kelasnya sebagai pemain kelas dunia yang patut diwaspadai oleh lawan-lawannya. Hal ini dibuktikannya ketika dia ikut berandil besar mengantarkan Barca menggondol tiga gelar pada musim 2014-2015, yakni juara La Liga atau Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Liga Champions. (Baca: Messi Ikut Bermain, Barcelona Bantai Real Madrid)

Barcelona memang membuat Suarez kian bersinar. Kehebatan pemain asal Uruguay itu kembali diperlihatkan dalam duel El Clasisico antara Barcelona melawan seteru abadinya, Real Madrid, dalam lanjutan La Liga Stadion di Santiago Bernabeu, Sabtu (21/11/2015) malam waktu setempat atau Minggu dini hari WIB. Dalam pertandingan yang ditayangkan RCTI ini Barca membantai tuan rumah dengan skor 4-0. (Baca: Real Madrid Diajari Barcelona Bermain Bola)

Suarez menyumbang dua gol yang dicetak pada menit ke-11 dan ke-74. Dua gol lainnya dipersembahkan oleh Neymar pada menit ke-39 dan Inesta pada menit ke-53. (Baca: Pembuktian Neymar-Luis Suarez)

Berkat kemenangan tersebut Barcelona kokoh di puncak klasemen sementara La Liga dengan mengoleksi nilai 30, unggul enampoin atas Madrid yang bertengger di urutan kedua. (Baca: Perbedaan Antara Luis Suarez dan Neymar)

Dulu Suarez dikenal sebagai pemain bengal. Hal itu lantaran ia menggigit bahu Chiellini, pemain Italia, dalam pertandingan Uruguay melawan Italia di fase grup Piala Dunia 2014 lalu. Akibatnya, Suarez diusir keluar lapangan dan diskors selama empat bulan.

Selain itu, saat bermain di Liga Inggris Suarez juga pernah mendapat sanksi dilarang tampil dalam beberapa laga. Pasalnya, Suarez yang ketika itu memperkuat Liverpool mengeluarkan kata-kata rasis kepada seorang pemain Manchester United.

Gara-gara peristiwa itu banyak penggemar sepak bola di Inggris yang menghujatnya. Kondisi ini membuat Suarez merasa tidak nyaman. Dan pada akhirnya dia memutuskan hengkang ke Barcelona. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.