Rabu, 17 Juli 19

Suami Jual Istri Seharga 2 Juta Sekali Kencan

Suami Jual Istri Seharga 2 Juta Sekali Kencan
* Ilustrasi suami jual istri. (Foto: Bangka Pos/tribunnews.com)

Surabaya, Obsessionnews.comSetelah seorang pria asal Tuban dan Pasuruan, Jawa Timur, tertangkap menjual istrinya untuk layanan kencan bertiga, kini muncul juga suami menjual istri di Surabaya. Dia adalah pria Sukomanunggal, Surabaya, berinisial MS (29).

Modus MS dalam menjalankan aksinya dengan menjajakan sang istri kepada pria hidung belang melalui media sosial Facebook, MS mematok banderol Rp 2 juta sekali kencan.

Kasus perdagangan perempuan ini terendus Unit PPA Polrestabes Surabaya melalui akun milik MS bernama Banyu Langit Prei Kanan Kiri.

Kasus ini terungkap berawal dari akun facebook milik MS bernama Banyu Langit Prei Kanan Kiri memposting tawaran kepada hidung belang untuk kencan bertiga bersama istrinya.

“Suami sah korban, memposting layanan seksual threesome (kencan bertiga)” kata Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni.

MS melakukan bisnis haramnya ini sejak bulan Mei 2019 dengan beberapa postingan di grup untuk layanan seksual.

Pria asal Tanjungsari Jaya Bhakti, Kecamatan Sukomanunggal Kota Surabaya itu kemudian meminta pria hidung belang untuk bertemu di sebuah hotel yang telah ditentukan. Di hotel tersebut, suami istri itu melakukannya bertiga bersama pria hidung belang yang telah memesannya.

Awalnya MS mengaku menjalankan bisnis ini baru satu kali, tapi dari jejak media sosial di grup Facebook terdeteksi sejak bulan Mei 2019 sudah banyak postingannya. Ada beberapa jejaknya di media sosial dan pihak polisi menemukan transaksi terakhir.

Alibi suami jual istri sah untuk biaya sekolah anak. Saat ditanya terkait alasannya menjual sang istri, MS mengaku untuk mencukupi kebutuhan sekolah anak-anaknya yang duduk di bangku SD.

“Biaya sekolah karena mereka punya dua anak, dalihnya membutuhkan biaya anak sekolah,” tambah Ruth.

Dari penggerebekan yang dilakukan, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya uang Rp 2 juta, tiga celana dalam, satu bra milik korban, serta surat nikah milik tersangka dan korban.

Akibar perbuatannya, tersangka diduga melanggar Pasal 2 UU RI No 21 th 2007 tentang Pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.