Minggu, 1 November 20

Suami Bacok Temannya Sendiri Karena Tahu Istrinya Sering Ditiduri

Suami Bacok Temannya Sendiri Karena Tahu Istrinya Sering Ditiduri
* Sukadi tengah menjalani pemeriksaan di Polres Mojokerto. (Foto: Surya Malang)

Mojokerto, Obsessionnews.com – Sukadi (42), warga Desa Ngingasrembyong, Sooko, Mojokerto, Jawa Timur, naik darah dan nekat membacok seorang pria teman dekat istrinya. Pelaku tak kuat menahan emosi setelah mendengar pengakuan istri kerap berhubungan badan dengan teman dekatnya sendiri.

Pertikaian pelaku dan korban berawal dari masalah utang. Bapak dua anak ini mengaku meminjami korban uang Rp 200 ribu sekitar bulan Mei 2018. Korban merupakan teman dekat istrinya, Wiji Pariyani (38). Keduanya saling mengenal tak kala menjemput anak-anaknya di sekolah.

 

Baca juga:

Heboh, Pengemis Nur Punya Mobil dan Beristri Tiga?

Ketahuan Selingkuh di Kamar Mandi Rumah, Suami Bacok Sang Istri

Zaman Edan!! Suami Paksa Istri Hubungan Intim dengan Ayahnya

 

“Saat itu dia (Mulyono) pinjam uang, katanya untuk biaya sekolah anaknya, oleh istri saya dipinjami Rp 200 ribu,” kata Sukadi kepada wartawan di Mapolsek Sooko, Jalan Bhayangkara, Desa Kedungmaling, Sooko, Mojokerto, Senin (1/4/2019).

Namun berulang kali ditagih melalui sambungan telepon Mulyono selalu berkelit dan mengelak. Sukadi pun memutuskan mendatangi rumah korban bersama istrinya sekitar 2 bulan yang lalu. Bukannya mendapatkan uang, Sukadi malah dicaci maki oleh korban.

“Istri saya dikatai pelacur oleh dia. Dari situ saya berfikir, mengapa dia sampai berani mengatai istri saya seperti itu,” ujarnya.

Kata makian dari korban justru membuat Sukadi mencurigai istrinya. Dia menduga korban mempunyai hubungan asmara dengan istrinya sehingga berani menyebut istrinya pelacur. Penasaran, kuli bangunan ini pun mendesak sang istri agar mengaku hubungan sebenarnya dengan korban.

“Setiap hari saya desak, saya tanyai. Akhirnya seminggu kemudian dia mengaku kalau suka dengan Mul (korban). Saya lihat ponselnya juga ada rayuan-rayuan dari Mul,” ungkapnya.

Tak kuat menahan emosi, Sukadi pun menemui Mulyono di rumahnya. Dia menanyakan langsung kepada Mulyono ihhwal hubungan terlarang dengan istrinya. “Saat saya datangi, dia mengaku kalau suka dengan istri saya. Terjadi pertengkaran, tapi tak sampai saling pukul,” terangnya.

Amarah karena api cemburu itu rupanya terus membekas di benak Sukadi. Puncaknya malam tadi sekitar pukul 21.00 WIB. Tanpa disengaja dia bertemu dengan Mulyono saat melihat pertunjukan orkes melayu di Dusun Bekucuk, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko.

“Saya ketemu dia sedang nongkrong di atas jembatan Bekucuk. Saya langsung pulang mengambil sabit,” cetusnya.

Penuh amarah, Sukadi pun kembali ke pertunjukan orkes membawa sebilah celurit. Tanpa basa basi, pria bertubuh kurus ini menyabetkan senjata tajam itu ke arah Mulyono. Sabetan celurit pelaku mengenai tangan kanan korban sehingga terluka parah.

“Saya bacok saat dia naik motor membonceng istrinya, kena tangan kanannya,” jelasnya.

Aksi penganiayaan ini membuat heboh warga sekitar. Sukadi ditangkap warga saat berupaya kembali menyerang korban. Sementara Mulyono harus dirawat di RSUD RA Basuni, Gedeg, Mojokerto karena luka bacok di tangan kanannya.

Kapolsek Trowulan Kompol Purnomo menjelaskan, Sukadi menganiaya korban karena cemburu buta. Amarah pelaku muncul sejak korban mengatakan pernah berulang kali berhubungan badan dengan istri pelaku.

“Korban keceplosan mengatakan ke pelaku kalau sering meniduri istri pelaku. Perselingkuhan itu belum terbukti, korban belum bisa dimintai keterangan. Namun, pengakuan korban itu membuat pelaku selalu ingat setiap kali makan,” tegasnya.

Akibat perbuatannya, kini Sukadi harus mendekam di tahanan Polsek Sooko. Dia dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Hukuman 2 tahun penjara sudah menantinya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.