Selasa, 7 Desember 21

Status Tersangka Akan Lindungi Ahok dari Hukum Jalanan

Status Tersangka Akan Lindungi Ahok dari Hukum Jalanan
* Unjuk rasa bela Islam menuntut Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dipenjara karena menghina Islam di Jakarta, Jumat (4/11/2016). (Foto: Arif RH/Obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Penetapan status tersangka terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak hanya untuk melindungi muka pemerintah, dan meredakan emosi jutaan umat muslim, tapi juga untuk melindungi Ahok.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA dalam keterangan tertulisnya yang bertajuk Plus Minus 4 November, Sabtu (5/11/2016).

Ia mengatakan, penetapan tersangka terhadap Ahok perlu disikapi secara serius. Sebab jika tidak, bisa jadi akan ada amuk massa  begitu besar‎ yang bisa mengancam keselamatan Ahok.

“Status tersangka itu justru melindungi Ahok dari hukum jalanan dan hukum agama,” ujarnya.

Menurutnya, status tersangka belum pasti membuktikan bahwa Ahok bersalah, karena semua keputusan nantinya akan diserahkan di pengadilan. Ahok nanti bisa membela diri di pengadilan bila merasa tidak salah. ‎”Dengan menjadi tersangka, toh Ahok belum tentu bersalah. Ia bisa membela diri di pengadilan.” katanya.

Ia melihat aksi kemarin Jumat (4/11) merupakan gerakan girah agama. Bisa jadi ada politisasi di sana sini. Namun siapapun yang sudah malang-melintang dengan dunia gerakan, pasti tidak yakin gerakan politik bisa begitu besar dengan menghadirkan ratusan ribu orang.

“Mustahil ada gerakan sebesar itu jika tak ada gerakan hati yang memang jujur dirasakan oleh pelakunya. Gerakan hati itu  girah agama,” katanya.

Karena ini gairah agama, maka pemerintah diminta melihat itu secara kasat mata. ‎Sebab, sudah menyebar aneka seruan jika hukum nasional tidak dijalankan secara cepat dan tegas, hukum agama yang akan bekerja. Info ini meluas di media sosial, bahkan  ada yang menghadiahkan uang untuk hukum jalanan itu.

“Di satu lokasi ketika kampanye, Ahok bahkan diuber massa. Ia lalu diselamatkan lewat angkot. Siapa yang bisa menjamin, ke depan setelah 4 November hal itu tak kan terjadi lagi? Ini juga tak adil dan kasihan buat Ahok,” jelasnya.

Karena itu, untuk menghindar dari amukan massa yang begitu besar dan demi menjaga keselamatan Ahok, ia menilai status tersangka terhadap Ahok akan lebih baik. Terlebih bukti yang diduga kuat menistakan agama sudah ada.

“Dalam situasi seperti sekarang, para pendukung Ahok harus lebih terbuka mata. Kemarahan karena girah agama itu riel. Ini tak bisa dihadapi semata dengan mengajak berdebat soal tafsir. Biarlah nanti hakim yang memutuskan.” jelasnya. (Albar)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.