Kamis, 16 September 21

Stabilitas Harga Pangan Ditentukan Stabilitas Pasokan dan Distribusi

Stabilitas Harga Pangan Ditentukan Stabilitas Pasokan dan Distribusi
* Para pedagang yang tergabung dalam Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI).

Jakarta, Obsessionnews.com – Beberapa hari menjelang bulan Ramadhan beberpa kebutuhan pokok dikabarkan merangkak naik. Kenaikan harga bahan pokok ini memang menjadi momok setiap memasuki bulan Ramadhan. Hal ini seperti pekerjaan rumah yang tidak pernah diselesaikan secara tuntas oleh Pemerintah.

“Bila kita mencermati skema kenaikan bahan pokok ini biasanya memang mulai terjadi sedikit kenaikan saatu atau dua minggu menjelang ramadhan. Faktor permintaan yang tinggi memang cukup berperan atas kenaikan tersebut. Peningkatan pola konsumsi masyarakat di awal ramadhan samgat mempengaruhi permintaan bahan pokok,” ungkap Ketua Umum DPP IKAPPI (Ikatan Pedagang Pasar Indonesia) Abdullah Mansuri, Selasa (16/5/2017).

Namun bila faktor permintaan yang tinggi tersebut tidak diimbangi oleh ketersediaan stok yang mencukupi, maka akan terjadi kelangkaan bahan pokok yang menyebabkan harga naik tinggi tidak terkendali.

Untuk itu DPP IKAPPI menyarankan benerapa hal agar harga bahan pokok bisa terkendali. Pertama adalah validitas data.

Pemerintah dalam hal ini adalah Kementerian Pertanian harus memastikan stok bahan pokok ini tersedia dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama ramadhan. Data data tersebut harus diungkap ke publik dan tentu pula harus bisa di pertanggungjawabkan ditataran teknis. Selama ini yang terjadi kita mendapatkan asupan informasi bahwa stok aman dan tercukupi. Namun dalam realisasinya data dan informasi tersebut jarang sekali terkonfirmasi secara benar dilapangan.

Data stok pangan ini penting. Selain menjadi gambaran umum atas ketersediaan dan sebarannya, data pangan ini juga dapat menenangkan psikologis pasar dan konsumen. Selama ini bila menjelang memasuki awal ramadhan, seperti terjadi gejolak psikologis pada tataran konsumen. Mereka khawatir akan kenaikan harga maupun kelangkaan stok. Karena itu peran Pemerintah lah untuk menyakinkan publik dan konsumen bahwa stok benar benar tersedia dengan membuka data data stok pangan nasional.

Selain pentingnya ketersediaan stok yang terkonfirmasi melalui data, hal terpenting lainnya adalah memangkas rantai distribusi dan memastikan bahwa seluruh elemen yang dapat mengganggu proses distribusi pangan bisa ditanggulangi.

Bila stok pangan tersedia, hal itu tidak serta-merta menjamin harga panan bisa terkendali. Pada fase inilah proses distribusi pangan memiliki peran vital. Faktor yang dapat mengganggu proses distribusi pangan ini tidak hanya karena rantai distribusi yang panjang. Tetapi juga bisa disebabkan karena buruknya infrastruktur yang ada dan juga faktor cuaca maupun bencana alam.

Contoh saja misalnya stok pangan dari daerah penghasil pangan berlimpah, namun ternyata akses jalan dalam mendistribusikan hasil panen ini rusak. Sehingga jarak tempuh yang seharusnya hanya 4 jam, karena buruknya infrasruktur menjadi 6 jam atau bahkan lebih. Belum lagi apabila jalan tersebut terputus atau terhambat kerena faktor bencana alam. Ini bisa mengganggu proses distribusi dari pusat penghasil pangan ke pasar pasar yang ada. Bila dalam waktu bersamaan terjadi lonjakan permintaan oleh konsumen sedangkan ketersediaan barang terhambat, maka ini menjadi celah yang cukup rentan mempengaruhi kenaikan harga pangan.

Infrastruktur yang buruk ini tidak hanya memperlambat proses distribusi pangan, tapi juga dapat menambah biaya pengeluaran dalam proses pendistribusian. Tentu penambahan biaya distribusi ini akan dibebankan pada harga barang. Ini juga harus diperhatikan.

Jadi saran kami, Pemerintah tidak hanya harus memastikan stok aman dan tersedia. Namun juga harus memastikan proses distribusi panan ini bisa terkendali. Memantau kenaikan harga di pasar pasar sama sekali tidak akan efektif apabila ternyata dalam masalah pada sektor hulu yaitu ketersediaan stok pangan dan proses distribusi ini diabaikan. (***)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.