Kamis, 23 September 21

SPBU yang Jadi Lokasi Pernikahan Kena Sanksi Tidak Beroperasi Satu Bulan

SPBU yang Jadi Lokasi Pernikahan Kena Sanksi Tidak Beroperasi Satu Bulan
* Foto: Crazy Picture

Tapin, Obsessionnews.com – Biasanya resepsi pernikahan digelar di sebuah gedung atau rumah. Adakalanya pula pernikahan dilakukan di alam terbuka seperti taman, pinggir pantai, atau kebun. Namun kini ada masyarakat yang menggelar pernikahan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

SPBU Pertamina APMS No 66.0311 Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, milik PT Noor Avia Group mengadakan sebuah pesta pernikahan pada 14 Oktober lalu. Foto-foto yang menampilkan pernikahan itu kemudian viral di media sosial.

Foto-foto pesta pernikahan tak biasa itu beredar di media sosial. Di akun Facebook Indonesia Crazy Picture misalnya, terlihat tenda besar yang menutupi pom bensin. Juga tampak logo Pertamina yang menandakan tempat tersebut benar-benar merupakan SPBU.

Terlihat pula gerbang berhias dedaunan dan bunga berwarna putih. Pada foto yang lain, terlihat kursi yang diduduki kedua mempelai, penghulu, serta saksi. Tampak bunga dan dekorasi pernikahan pula.

Malahan, sound system diletakkan tepat di dekat tempat mengisi bahan bakar. Sayangnya, tidak jelas di mana acara tersebut berlangsung.

Dikarenakan melanggar standar keamanan yang tertuang dalam kontrak kerja sama antara Pertamina dan para mitra usaha sebagai lembaga penyalur BBM, SPBU itu mendapat sanksi pemberhentian pasokan BBM selama satu bulan.

Meskipun ada pemberitahuan sebelumnya, Pertamina tetap tidak akan memberikan izin untuk menyalahgunakan fungsi dari APMS/SPBU. Sebab jelas mengadakan kegiatan di luar prosedur bisa membahayakan keselamatan masyarakat. SPBU rawan dengan kebakaran.

“APMS tersebut berpotensi kehilangan pemasukan sekitar Rp 40 juta dalam satu bulan karena tidak dipasok BBM,” ungkap Manager Communication & CSR Region Kalimantan PT Pertamina, Yudy Nugraha, Rabu (17/10/2018).

External Communication PT Pertamina, Arya Dwi Paramita menambahkan, agar tidak mengganggu pelayanan konsumen BBM Pertamina di sana, Pertamina menyarankan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan BBM di SPBU Pertamina lainnya yang terdekat dengan lokasi.

Yudy mengaku kejadian langka ini baru pertama kalinya terjadi khususnya di daerah Kalimantan. “Baru pertama kali juga ini ada yang mengadakan resepsi pernikahan di SPBU, tapi selain itu belum pernah ada juga kasus penyalahgunaan fungsi SPBU di Kalimantan sepengetahuan saya,” ungkap Yudy (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.