Jumat, 27 Mei 22

SPBU Gertak 1 Pontianak Meledak

SPBU Gertak 1 Pontianak Meledak

Pontianak, Obsessionnews – Ledakan hebat terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 6478118 Jalan Hasanudin Gertak 1 Kelurahan Sui Jawi, Kecamatan ‎Pontianak Barat, Kota Pontianak pada Rabu (7/1/2016) pukul 06. 20 WIB. Ledakan tersebut membuat karyawan dan pelanggan mengalami cedera akibat satu di antara dispenser pompa minyak meledak.

Sebanyak 5 orang karyawan dan 3 warga turut menjadi korban pada peristiwa tersebut. Pantauan obsessionnews.com di lokasi kejadian, didapat keadaan SPBU terjadi rusak parah, kaca kantor pecah dan dua dispenser pompa yang berjumlah 4 buah 3 diantaranya mengalami rusak berat.

Sementara itu Teguh, pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 6478118 Gertak 1, tidak mengira kejadian buruk akan menimpa SPBU yang dikelolanya. Menurutnya, selama ini tidak pernah ada masalah dan laporan dari para pegawainya terkait adanya kerusakan pada alat dispenser atau peralatan SPBU lainnya.

Selasa, (5/1/2016), pihaknya telah mengisi 16 KL solar, 16 KL premium. Sedangkan untuk taksiran kerugian pihaknya belum merinci dengan pasti. Sekarang kita fokus pada penanganan korban dulu, dan penyidikan pihak kepolisian lebih lanjut. “Hingga saat ini, dirinya belum tahu secara pasti penyebab ledakan tersebut. Kita serahkan pada penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian,” jelasnya.

Nama Korban Ledakan SPBU
Sebanyak lima orang karyawan SPBU 6478118 Gertak 1 Kelurahan Sui Jawi Kecamatan Pontianak Barat Kota Pontianak mengalami cidera akibat setelah dari dispenser pompa pengisian bahan bakar meledak pada Kamis (7/1/2016) sekitar pukul 06.20 WIB.

Selain 5 orang karyawan tersebut, 3 warga turut menjadi korban ledakan saat sedang mengisi bahan bakar minyak tersebut.

Kelima pegawai tersebut yakni :

1. Ya’Pratama (Pengawas SPBU)
2. Deni (operator)
3. Alget (operator)
4. Amir (operator)
5. Yuni (operator)

Sedangkan 3 orang warga yang menjadi korban ledakan tersebut, baru 1 orang yang bisa teridentifikasi data diri yakni Yusuf yang merupakan supir mobil tronton. Hingga saat ini, para korban sudah mendapatkan perawatan medis di IGD RSU St Antonius Kota Pontianak yang letaknya sekitar 2 km dari tempat kejadian.

Polresta Tunggu Tim Labfor Mabes Polri
Kepolisian Polresta Pontianak akan minta dukungan tim Labfor Mabes Polri untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam penyelidikan kasus ledakan dahsyat di SPBU 64.781.18 di Jalan Hassanudin Gertak 1 Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Andi Yul Lapawesean, mengatakan ledakan yang terjadi di SPBU pada sekitar pukul 06.20 WIB, sedang ditangani oleh Satreskrim Polresta Pontianak.

Menurutnya, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap empat orang saksi, yakni di antaranya manajer SPBU dan warga yang menjadi pelanggan.

“Sedangkan untuk, operator yang berjumlah 5 orang akan dilakukan wawancara lebih lanjut untuk memperoleh keterangan lebih lanjut mengenai aktifitas pengisian bahan bakar yang saat itu kejadiannya pada waktu pagi,” terangnya.

Andi menambahkan, dugaan penyebab terjadinya ledakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebabnya.

Dalam olah TKP yang dilakukan tim Satreskrim Polresta Pontianak bertujuan untuk menghimpun sumber data dan kejadian di lapangan yang selanjutnya akan dipelajari lebih lanjut bersama tim Labfor Mabes Polri yang di perkirakan jumat siang akan datang ke Kota Pontianak.

Ledakan hebat tersebut, terjadi sebanyak dua kali pada dispenser pompa nomor 2 dan 3. Hingga kini, pihak kepolisian belum menyimpulkan penyebab terjadinya ledakan hebat yang terjadi, hingga pihak Labfor Mabes Polri turun langsung untuk olah TKP.  (Saufie)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.