Rabu, 12 Agustus 20

Sosialisasikan Empat Pilar Bersama Apkasi, Bamsoet Mulai Jadi Youtuber

Sosialisasikan Empat Pilar Bersama Apkasi, Bamsoet Mulai Jadi Youtuber
* Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Apkasi (Apkasi) dan MPR RI telah melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU). (Foto: Apkasi)

Jakarta, Obsessionnews.com – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Apkasi (Apkasi) dan MPR RI telah melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) untuk bersama-sama melakukan sosialisasi empat pilar kepada generasi milenia, pada Rabu (8/7/2020).

Hal itu dilakukan untuk mengingatkan kepada generasi muda akan pentingnya nilai-nilai, budi pekerti dan filosofi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, sosialisasi empat pilar MPR RI ini merupakan rangka membangun rumah kebangsaan, mengawal ideologi Pancasila dan kedaulatan rakyat.

Menurut dia, selama ini kegiatan sosialisasi sudah dilakukan dalam berbagai bentuk, dan satunya dimulai masuk ke channel-channel media sosial.

“Saya ini meskipun tidak muda lagi, sekarang mulai menjadi Youtuber untuk menjangkau anak-anak muda,” ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis Apkasi, Kamis (9/7).

Baca juga: Apkasi Siap Sosialisasikan Empat Pilar Bersama MPR

Dalam kesempatan itu Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin memberikan masukan dan saran. Dia mengatakan, agar kegiatan sosialisasi lebih ditata dan terstruktur dengan target audience yang jelas.

“Saya melihat materi sosialisasi empat pilar ini sangat bagus, sehingga kalau misalnya diprioritaskan kepada dunia pendidikan para siswa dan para mahasiswa, saya yakin outputnya bisa terukur,” ujarnya.

Meski begitu, masalahnya kini terkait sekolah daring yang karena Covid-19 dituntut belajar di rumah, menjadi kesulitan bagi desa-desa yang tidak terjangkau sinyal provider telekomunikasi.

“Jadi warga kami yang di desa-desa ini tidak bisa ngapa-ngapain pak. Guru mau ke rumah-rumah juga tidak memungkinkan karena jangkauannya terlalu luas,” ungkapnya.

Untuk itu, dia memohon kiranya dibantu oleh pemerintah untuk menghimbau agar provider-provider itu di tengah Covid19 ini mau memperhatikan kebutuhan orang-orang desa.

“Dengan membangun dan masuk ke desa-desa yang masih banyak blank-spotnya,” pungkas Ade. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.