Selasa, 6 Desember 22

Sofyan Djalil Sebut Teknologi Bantu Permudah Pelayanan Masyarakat

Sofyan Djalil Sebut Teknologi Bantu Permudah Pelayanan Masyarakat
* Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil saat menghadiri rakernas dan rakerda di Shangrila Hotel, Jakarta (Foto : Humas)

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil mengingatkan bahwa perubahan zaman yang serba canggih lantaran penggunaan teknologi, perlu disikapi dengan bijak. Teknologi hendaknya harus dijadikan sarana untuk meningkatkan pelayanan.

Sofyan menyatakan bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh setiap jajaran di lingkungan Kementerian ATR/ BPN sudah sangat baik. Meski begitu perlu menyadari bahwa setiap saat selalu ada permasalahan. Untuk itu penggunaan teknologi bisa menjadi sarana untuk mempermudah penyelesaian setiap permasalahan yang muncul.

“Sekarang ini banyak hal baru yang harus kita pelajari dan kita adaptasi dalam Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Selain itu, banyak juga tuntutan masyarakat serta tuntutan zaman yang semakin berkembang. Setiap zaman lekat dengan kondisi yang berbeda-beda,” ujar Sofyan A. Djalil saat memberikan arahan pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (7/10/2020).

Selain memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pekerjaan, Sofyan juga meminta jajarannya untuk mengubah mindset dalam setiap melakukan pelayanan kepada masyarakat. “Kita perlu melihat perspektif lain bahwa pekerjaan yang berat itu dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Sofyan A. Djalil.

Lebih lanjut, Sofyan mengungkapkan bahwa pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sudah sangat baik dalam 4 tahun belakangan ini. Namun, ia tetap menekankan aspek kualitas.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kita berhasil mencapai target yang sudah ditetapkan tanpa melihat kualitasnya. Untuk itu, kualitasnya terus diperbaiki. Kita perlu memanfaatkan Informasi Teknologi (IT) guna menunjang kualitas hasil PTSL. Dalam pelaporan PTSL, kita minta evidence dengan meng-upload buku tanah,” ujar Mantan Menko Perekonomian ini.

Pelaksanaan PTSL di daerah juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat maupun Kepala Daerah. Menteri ATR/Kepala BPN mengungkapkan bahwa program Trisula di Provinsi Jawa Tengah, misalnya, dapat diterima oleh para kepala daerah di provinsi tersebut serta masyarakatnya.

“Begitu juga dengan Trijuang di Provinsi Jawa Timur, yang juga mendapat respon positif dari Ibu Gubernur, saat di-launching. Tetapi saya berpesan agar setiap Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota untuk dapat berkomunikasi dengan setiap Kepala Daerah di tempat kerja masing-masing,” sambungnya.

Layanan digital juga mendapat apresiasi dari Menteri ATR/Kepala BPN. Menurutnya, layanan digital saat ini sudah mendapat momentum sehingga Kementerian ATR/BPN dirasa perlu menjamin keamanan data pertanahan. “Pengembangan sistem IT kita perlu terus dilakukan dan kita harus pikirkan strategi terbaik. Jika memang harus melibatkan pihak luar, dengan sistem outsourcing, just do it. Yang penting mereka punya kapasitas untuk mengembangkan sistem IT maupun keamanan datanya. Kita perlu menggunakan pendekatan korporasi dalam pengelolaan sistem IT ini, jangan secara birokrasi,” ujar Sofyan A. Djalil. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.