Jumat, 24 September 21

Soekarwo: Muktamar NU Jadi Acuhan Pemerintah

Soekarwo: Muktamar NU Jadi Acuhan Pemerintah
* SIDAK - Gubernur Jatim Soekarwo saat sidak di Pondok Pesantren Tebu Ireng Jl. Iran Jaya No.10, Jombang, Jawa Timur, Senin (22/6/2015) sore. (Obsessionnews.com/Ari Armadianto)

 

Jombang, Obsessionnews – Gubernur Jawa Timur, Soekarwo melakukan inspeksi mendadak (sidak) lokasi Muktamar Nasional Nahdlotul Ulama (NU) ke -33 di empat Pondok Pesantren di Jombang, Jawa Timur, Senin (22/6/2015)

Didampingi Wakil Gubernur, Saifullah Yusuf, Pangdam V Brawijaya, dan Kapolda Jawa Timur,Anas Yusuf, Gubernur Jatim sidak empat lokasi hingga petang hari.

Keempat lokasi Pondok Pesantren (PP) tersebut, yakni Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan dengan berjalan kaki dilanjutkan ke PP Tebu Ireng kemudian ke PP Bahrul Ulum Tambak Beras serta yang terakhir adalah Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar.

Di tempat terakhir ini Gubernur dan rombongan berkenan mendengar paparan yang disampaikan oleh panitia daerah Saifulah Yusuf yang sekaligus Wakil Gubernur Jawa Timur.

Dalam paparannya, Gus Ipul mengatakan, Muktamar Nasional Ke- 33 NU di Jombang ini akan diikuti 3.500 orang peserta ditambah jumlah panitia nasional, daerah sebanyak 2.000 orang. Total peserta sebanyak 5.500 orang.

“Dan semua akomodasi, mulai tempat tidur, makan minum, transpotasi semua ditanggung Pemprov. Jatim. Sementara yang lainnya ditanggung daerah ( Jombang) dan mendapat bantuan dari Bank Jatim‎,” ungkap Gus Ipul.

Dipilihnya Jombang sebagai Muktamar Nasional NU ke 33 pada tanggal 1 – 5 Agustus 2015, lanjut Gus Ipul, karena NU lahir di Jombang yang didirikan oleh K.H. Bisri Syamsuri.

Ditempat yang sama Gubernur mengatakan, Muktamar adalah sebagai alat/ saarana siar agama islam yang sangat baik dan effektif, apalagi tempatnya di Jombang.

“Ini adalah sangat pas dan benar sekali pemilihan tempatnya, kenapa ? Karena Jombang adalah sebagai tempat lahirnya Nahdlotul Ulama dan sekaligus sebagai tempat lahirnya para kyai- kyai besar yang menjadi panutan semua umat Islam”, jelas Pak Karwo sapaan akrab Soekarwo.

Menurut Pakde Karwo, NU tidak hanya sebagai panutan Islam di Indonesia saja tetapi juga sebagai panutan agama islam di seluruh dunia.

“Untuk itu, harapan saya mewakili masyarakat Jawa Timur semoga Muktamar Nasional ke 33 NU di Jombang ini bisa sukses, anam, lancar dan hasilnya bisa menjadi acuhan kebijakan pemerintah, baik bagi Indonesia sendiri maupun bagi dunia,” harapnya.

Sementara Kapolda Jatim, Irjen Anas Yusuf mengatakan, tugas polisi adalah menangani masalah keaamanan . “Untuk itu polisi siap dan polisi juga dibantu TNI serta Banser menjaga keamanan dan kelancaran. Khususnya, kelancaran transpotasi dari Juanda- Jombang serta kelancaran distribusi dari tempat penampungan peserta di empat PP,” jelas Kapolda. (GA Semeru)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.