Minggu, 29 Mei 22

Soal Geng Golf, Bang Yos Kecewa Pernyataan Ahok

Soal Geng Golf, Bang Yos Kecewa Pernyataan Ahok
* Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.

Jakarta, Obsessionnews – Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok soal geng golf di kalangan pejabat Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, membuat kecewa Kepala Badan Intelejen Negara (BIN), Sutiyoso.

Ahok sebelumnya mengatakan bahwa pada era kepemimpinan gubernur DKI terdahulu, seorang pejabat akan sulit naik jabatan jika dia bukan bagian dari geng golf dan tidak bisa bermain golf.

“Saya kecewa. Masak iya sih di lapangan golf terus menentukan karier orang?” ujar Sutiyoso di Jakarta, Selasa (26/4/2016).

Bang Yos, demikian mantan Gubernur DKI Jakarta itu biasa disapa, tidak membantah jika dirinya dan staf di Pemprov DKI dulu sering bermain golf. Hanya saja, Bang Yos menganggap hal itu merupakan aktivitas biasa dan bukan upaya untuk mengejar suatu jabatan tertentu.

“Kalau saya, golf itu karena ingin dekat dengan anak buah. Yang biasa main tenis saya ajak main tenis, yang biasa main voli saya ajak main voli. Itu kan semata-mata pendekatan gaya kepemimpinan. Itu kan olahraga,” ujarnya.

Seperti ramai diberitakan, Ahok mengungkapkan adanya perkumpulan golf di kalangan internal PNS DKI. Kabar ini mencuat saat Ahok memarahi Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi yang dituding pro Yusril karena tidak mau menggusur permukiman warga di area sungai yang menyempit. Ahok pun tak ragu menyebut Rustam bagian dari Geng Golf. Sebuah perkumpulan yang disebut-sebut ekslusif dan berisi para pejabat Pemprov DKI Jakarta.

Lebih jauh, Ahok mengatakan geng golf ini dulu seolah menjadi perkumpulan eksklusif, dimana anggotanya mendapat keuntungan, yakni bisa naik jabatan lebih cepat. Ia mengatakan, pada era kepemimpinan sejumlah gubernur terdahulu, seorang pejabat akan sulit naik jabatan jika dia bukan bagian dari geng golf dan tidak bisa bermain golf.

Ahok menilai, permainan golf rentan menjadi ajang untuk lobi. Ahok memberi contoh Kepala BPKAD Heru Budi Hartono dan Sekda DKI Saefullah termasuk yang susah naik jabatan karena tidak bisa bermain golf.

Namun, sejak eranya, Ahok menyebut bahwa satu per satu anggota geng golf disingkirkan. Meski demikian, ia mengaku tidak bisa menyingkirkan semua pejabat SKPD yang gemar bermain golf. Selama pejabat tersebut bisa bekerja dengan baik, dia pasti akan mempertahankannya.

“Itu dulu pejabat kita rata-rata main golf. Ya semua main golf. Bang Yos (Sutiyoso) main golf, Foke (Fauzi Bowo) main golf. Saya enggak. Waktunya enggak ada dan mahal juga,” kata Ahok. (Fath @imam_fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.