Sabtu, 4 Desember 21

Soal Demo 4 November, Ketua DPR Minta Masyarakat Tenang

Soal Demo 4 November, Ketua DPR Minta Masyarakat Tenang
* Ketua DPR Ade Komarudin.

Jakarta, Obsessionnews.com – Banyak pihak yang mengkhawatirkan unjuk rasa berbagai ormas Islam pada 4 November 2016 akan menciptakan ketidakstabilan keamanan nasional. Pasalnya, ini menyangkut jutaan umat Muslim yang merasa tersakiti gara-gara ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Ketua DPR RI Ade Komarudin berharap kekhawatiran itu tidak terjadi. Ia meminta kepada semua pihak untuk menahan emosi aksi yang mengatasnamakan Aksi Bela Islam II dijadikan alat oleh kelompok tertentu untuk membuat suasana negeri ini gaduh dan rusuh.

“Saya takut ada ormas yang anggotanya diperalat oleh kelompok-kelompok tertentu dan masuk skema sebagai martir yang bertujuan membuat negara semakin tidak terkendali,” kata politisi Partai Golkar yang akrab disapa Akom ini melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, (30/10/2016).

Ade sendiri merasa cemas, karena di media sosial sudah banyak seruan bagi umat Muslim untuk melakukan unjuk rasa di berb‎agai daerah tidak hanya di Ibu Kota. Mereka meminta Ahok diadili dan diproses secara hukum.

“Situasi ini mulai mengkhawatirkan bila melihat sebaran demonstrasi masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu Ade meminta keterlibatan semua pihak terutama para tokoh agama, politik maupun tokoh nasional untuk ikut sama-sama menghindari pernyataan  profokatif yang justru dapat memperkeruh suasana.

“Pernyataan-pernyataan yang dapat memicu ketegangan di masyarakat harus dihindari. Sebaliknya, tokoh-tokoh politik harus memberikan pernyataan yang menciptakan kedamaian,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Ade juga meminta kepada para pemimpin bangsa untuk ikut bertanggung jawab menjaga kedamaian dan memberikan ketenangan di tengah masyarakat yang sedang marah ini.

“Perlu kebijaksanaan dan perhatian sangat serius dari para pemimpin bangsa saat ini,” tuturnya.

Sebelumnya, Korps Brimob Mabes Polri telah mengeluarkan nota dinas untuk siaga 1 mengingat akan ada Aksi Bela Islam II yang akan digelar pada  Jumat, 4 November 2016. Nota surat ini Nomor: B/ND-35/X/2016/Korbrimob dikeluarkan pada 28 Oktober 2016 dan ditandatangani oleh Wadan Korps Brimob Polri Brigjen Anang Revandoko, perihal pemberitahuan siaga 1 terhitung mulai hari Jumat, 28 Oktober 2016 sampai dengan ada pencabutan.

Rencananya, pada Jumat, 4 November seluruh umat Islam se-Indonesia akan menggelar aksi unjuk rasa terkait dengan penuntutan supaya Ahok dijerat hukum karena diduga telah menistakan agama Islam.‎ (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.