Sabtu, 18 September 21

Soal BBM, Pemerintah Diminta Segera Mengambil Keputusan

Soal BBM, Pemerintah Diminta  Segera Mengambil Keputusan

Imar

Jakarta-Ketua DPR Marzuki Alie mendorong Pemerintah untuk segera melakukan  penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). Sebab hal ini akan semakin menekan APBN dan di perkirakan akan meningkatkan defisit, melampui ketentuan dalam UU.

” Tekanan terhadap APBN terjadi dalam situasi ekonomi global yang tidak menentu. Sehubungan dengan hal itu, dewan mengingatkan pemerintah untuk tidak ragu-ragu dan segera mengambil keputusan,”kata Ketua DPR RI Marzuki Alie dalam pidato pembukaan sidang IV, tahun sidang 2012-2013, Senin (13/5).

“Dewan berpendapat , bahwa penyesuaian harga BBM bersubsidi menjadi pilihan pahit yang harus diambil, dalam rangka menyelamatkan APBN dan kepentingan alokasi anggaran yang lebih berpihak pada kepentingan rakyat,”ujarnya.

Pimpinan Dewan, lanjutnya mencermati, jika tidak dilakukan penyesuaian tingkat harga, maka nilai subsidi BBM akan mencapai lebih dari Rp 297 triliun, angka yang semakin di luar batas kemampuan psikologis APBN. Apalagi, konsumsi BBM bersubsidi yang memperoleh kuota 46 juta kiloliter akan terlampui n diperkirakan mencapai 48-56 juta kiloliter.

Lebih lanjut Marzuki mengatakan, bahwa hasil penghematan subsudi BBM harus di alokasikan untuk penguatan infrastruktur pengelohan energi nasional dan diverifikasi penggunaan sumber energi, khususnya sumber energi terbarukan.

” Pimpinan Dewan memandang bahwa pilihan ini menjadi suatu keniscayaan untuk mewujudkan ketahanan energi nasional kedepan,”ujarnya.

Gejolak sosial akibat keterlambatan pasokan premium disejumlah wilayah beberapa waktu lalu, dan kekurangan pasokan solar baru-baru ini, kata Marzuki, cukup memberikan pelajaran penting, bahwa krisis energi pada akhirnya berdampak pada isu ketahanan energi dan mengancam stabilitas semuaa spek kehidupan sosoial nasional.(rud)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.