Sabtu, 21 Mei 22

Smesco Indonesia Angkat Produk Daerah ke Pasar Global

Smesco Indonesia Angkat Produk Daerah ke Pasar Global
* Proses kanvasing produk oleh Smesco Indonesia. (Foto : dok Smesco Indonesia)

Jakarta, Obsessionnews.com – Smesco Indonesia melakukan kanvasing di sejumlah daerah guna memberikan akses produk ke pasar nasional dan global. Program kanvasing dilakukan dalam rangka melengkapi display produk di lantai Paviliun Provinsi Gedung Smesco Indonesia, serta untuk menambah UKM mitra baru dan stok produk.

 

Baca juga:

Tarik Minat Pembeli Produk UMKM, Bali Bakal Tiru Konsep Smesco Indonesia

Promosikan Potensi UKM dan Wisata Bali, Pemerintah Adakan Bali Smesco Festival

Bali Akan Gelar Event Bertajuk ‘Bali Smesco Festival’ di Smesco Indonesia

 

“Produk produk tersebut apabila diterima pasar maka UKM produsennya diajak berpromosi lewat pameran berskala nasional maupun luar negeri,” kata Direktur Utama Smesco Indonesia, Emilia Suhaimi di Jakarta, Senin (22/4/2019).

Dalam kegiatan kanvasing ke daerah smesco melakukan kurasi produk-produk binaan Dinas KUKM provinsi, melakukan kunjungan ke showroom/workshop dari UKM-UKM potensial, memilih produk yang berkualitas, laku dan diminati konsumen, serta melakukan negosiasi dengan UKM menyangkut harga.

“Banyak produk di daerah kualitasnya bagus namun terkendala dan belum dikenal dipasar Jakarta. Karena itu smesco berkomintmen membantu pemasarannya dengan mendisplay dan menjualnya di gedung smesco.  Kami juga melakukan pembelian putus untuk yang bermutu baik sehingga membantu cashflow ukm yang lemah midal,” ujar Emilia.

Tahap pertama kanvasing dimulai Bulan April 2019,  dilakukan di 6 provinsi, yaitu Jawa Barat (25 target UKM baru), Sulawesi Selatan (25), Sumatera Barat (25), Aceh (15), Kalimantan Timur (10), dan Gorontalo (10). Dari masing-masing ke-6 provinsi tersebut memiliki produk fast moving yang berbeda-beda.

Untuk kegiatan tersebut smesco bersinergi dengan Kementerian Koperasi dan UKM dalam menggunakan vocal point, menetapkan prioritas lokasi strategis ditinjau dari kegawatan koleksi dan stok, serta membuat target UKM mitra baru baik UKM, maupun stok produk.

“Produk unggulan dan produk ikon Provinsi kami cari, sekaligus melakukan seleksi dan kurasi untuk menambah display produk di Paviliun Provinsi Smesco,” katanya.

Sebelum terjun ke lapangan, smesco terlebih dahulu membuat daftar produk fast mover masing-masing provinsi, mendata produk yang diminati konsumen tetapi produknya di smesco sudah kosong, dan membuat data UKM yang berkualitas namun belum terdaftat di dinas KUKM.

Smesco juga melakukan koordinasi dengan pihak atau instansi terkait dengan data UKM potensial menyangkut kualitas produk, desain inovatif, harga bersaing, kemampuan produksi, dan berkoordinasi dengan Dinas KUKM Provinsi untuk pelaksanaan kegiatan kurasi produk.

“Baru kami membuat prioritas sesuai kapasitas dan fasilitas yang tersedia. Setelah itu membagi tim untuk kanvasing ke masing-masing provinsi,” ujar Emilia. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.