Rabu, 29 Juni 22

Smesco Indonesia akan Tata Ulang Displai Produknya

Smesco Indonesia akan Tata Ulang Displai Produknya
* Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran, KUKM Emilia Suhaimi menggelar jumpa pers di Jakarta.

Jakarta, Obsessionnews.com – Smesco Indonesia segera menata ulang displai produk-produknya agar semakin menjadi wadah referensi terbaik bagi masyarakat maupun wisatawan untuk mencari dan mendapatkan produk lokal unggulan KUKM Indonesia.

Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran (LLP)-KUKM Emilia Suhaimi sebagai pihak pengelola Smesco Indonesia mengatakan pihaknya akan merevitalisasi Paviliun Provinsi sebagai displai permanen dan pusat promosi pemasaran produk unggulan KUKM daerah dari setiap provinsi di Indonesia sejak 2012.

“Upaya penataan ulang dan revitalisasi diharapkan bisa meningkatkan daya saing produk KUKM Indonesia,” kata Emilia dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (2/2/2018).

Pihaknya mengakui selama ini keberadaan dan kondisi Paviliun Provinsi belum sepenuhnya menunjukkan kinerja sebagaimana yang diharapkan. Oleh karena itu, pihaknya melakukan terobosan revitalisasi agar Smesco Indonesia dapat mengikuti perkembangan zaman dan tidak ditinggalkan.

Emilia berharap revitalisasi Paviliun Provinsi di Smesco Indonesia mampu mendongkrak jumlah produk lokal yang dipasarkan, makin bervariasinya kegiatan budaya lokal, meningkatnya kunjungan, hingga makin tingginya nilai transaksi baik langsung maupun tidak langsung.

Di Paviliun Provinsi terdapat Integrated Paviliun yang terdiri dari Gallery, Pameran (kolaborasi promosi), platform online, pusat promosi daerah, dan media promosi.

Paviliun Promosi nantinya akan menonjolkan citra baru dan identitas daerah dengan produk yang merepresentasikan daerah, keunikan, ciri khas, suasana yang berbeda di masing-masing galeri provinsi, dan tersedianya pengungkit fitur khas daerah baik berupa kuliner maupun pertunjukan budaya.

Beberapa nilai tambah Paviliun Provinsi di Smesco Indonesia di antaranya dikelola secara komprehensif, sebagai hub, lokasi premium, harga kompetitif, layanan prima, hingga banyaknya pertunjukan budaya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.