Rabu, 26 Januari 22

Breaking News
  • No items

Skandal Seks di Inggris, Ratu Elizabeth Berang

Skandal Seks di Inggris, Ratu Elizabeth Berang
* Ratu Elizabeth II. (Foto: RTBF)

Inggris geger! Ratu Elizabeth II dikabarkan ‘mendepak’ putranya Pangeran Andrew, dari afiliasi militer dan perlindungan kerajaan. Ini terjadi di tengah tuduhan skandal seks dengan anak di bawah umur yang menjerat Duke of York tersebut di pengadilan Amerika Serikat (AS).

Adik Pangeran Charles itu juga tidak akan lagi menggunakan gelar ‘His Royal Highness’ dalam kapasitas resmi apapun. Peran Pangeran Andrew akan diserahkan ke anggota kerajaan lain.

“Dengan persetujuan dan persetujuan Ratu, afiliasi militer Duke of York dan perlindungan kerajaan telah dikembalikan ke Ratu,” kata Istana Buckingham dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters, Jumat (14/1/2021).

“Duke of York akan terus tidak melakukan tugas publik dan membela kasusnya sebagai warga negara.”

Baca: Heboh Skandal Seks Pangeran Inggris Putra Ratu Elizabeth
Pengumuman ini datang dalam beberapa jam setelah surat 150 lebih veteran Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Angkatan Darat Kerajaan diterima Ratu. Mereka meminta Ratu menanggalkan anak keduanya dari semua gelar dan pangkatnya di angkatan bersenjata.

“Pangeran Andrew telah tidak memenuhi standar tertinggi militer tentang kejujuran, kejujuran, dan perilaku terhormat,” bunyi surat itu.

Sebelumnya, seorang wanita bernama Virginia Giuffre menggugat Pangeran Andrew 27 Agustus 2021. Ia disebut melecehkan Giuffre ketika dia berusia 17 tahun dan dipaksa berhubungan seks.

Perempuan itu mengaku kejadian dilakukan bersamaan oleh Pangeran Andrew dan Jeffrey Eipsten. Eipsten adalah tersangka predator anak yang meninggal di penjara di 2019 dan diyakini sebagai sumber keretakan Bill Gates dan mantan istrinya Melinda.

Pangeran Andrew sendiri melalui pengacaranya kerap membantah. Ia mengaku tak pernah bertemu Giuffre meski ada foto kebersamaan keduanya.

Pengacara Andrew, Andrew Brettler, bahkan mendesak hakim AS membatalkan gugatan itu. Alasannya sudah ada penyelesaian yang ditandatangani Giuffre pada 2009 dengan almarhum Epstein.

Namun Rabu, Hakim New York, Lewis Kaplan, mengatakan dia menolak segala hal mosi untuk menolak pengaduan perdata dari pelapor. Kaplan mengatakan dalam keputusannya setebal 46 halaman bahwa perjanjian itu “dipenuhi dengan masalah dan ambigu”.

“Para pihak telah mengartikulasikan setidaknya dua interpretasi yang masuk akal dari bahasa kritis. Oleh karena itu, kesepakatan itu ambigu,” tulis sang hakim dalam keputusannya.

“Andrew bukan pihak dalam perjanjian antara Epstein dan Ms. Giuffre,” tambahnya seperti dikurip CNBC Indonesia.

Sebelumnya kasus ini juga melibatkan sosialita Inggris, Ghislaine Maxwell. Wanita itu sudah divonis bersalah Desember 2021. (CNBC/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.