Jumat, 29 Oktober 21

Siswa Ke Sekolah Bertarung Nyawa

Siswa Ke Sekolah Bertarung Nyawa

Padang, Obsessionnews- Pasca jembatan Muara Baru Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) putus akibat banjir yang terjadi Senin (21/3) malam, siswa berangkat ke sekolah terpaksa mempertaruhkan nyawa.

Kondis itu dialami siswa SD Negeri 05 Kampung Jambak Kelurahan Pasia Nan Tigo, yang tinggal di Kampung Pasir Jambak. Setiap pagi hendak berangkat ke sekolah, harus bertaruh nyawa akibat jembatan Muara Baru putus diterjang banjir.

Rehan salah seorang siswa SD Negeri 05 Kampung Muaro mengatakan, siswa terpaksa melewati jembatan karena melewati jalan lain sangat jauh. Supaya bisa lewat, dibuat penyeberangan dengan menggunakan tangga di sisi bagian kiri jembatan. Kondisi itu pun dinilai sangat tidak layak, karena sangat membahayakan terhadap keselamatan.

“Siswa yang lewat jembatan ini banyak. Bahkan ada diantara mereka tidak sekolah,” kata Rehan kepada obsessionnews.com, Sabtu (26/3).

Jembatan putus - Padang-

Siswa tetap lewat jembatan dengan mempertaruhkan nyawa, karena jembatan itu akses yang paling sampai ke sekolah. Jalan alternatif lain cukup jauh yaitu melalui jalan Adinegoro sampai ke Lubuk Buaya selanjutnya ke Padang Sarai Mako Brimob. Akses jalan itu menghabiskan waktu, karena jaraknya mencapai lima kilometer.

Hal yang sama juga diungkapkan Ade Oktafiano. Siswa kelas 1 SMP ini setiap pagi harus melewati jembatan putus. Setelah pulang sekolah, baru melewati jalan alternatif melewati jalan Adinegoro sampai ke Lubuk Buaya selanjutnya ke Padang Sarai Mako Brimob.

Ade mengaku lewat jembatan putus setiap berangkat ke sekolah pada pagi hari, supaya cepat sampai sekaligus menghemat biaya.

Baik ade Oktafiano maupun Rehan berharap jembatan segera diperbaiki sehingga tidak lagi mengganggu setiap berangkat sekolah maupun setelah pulang sekolah. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.