Minggu, 23 Januari 22

Siska Korban Malpraktik, Adik yang Pemberani

Siska Korban Malpraktik, Adik yang Pemberani
* Allya Siska Nadya membawa tustel dalam suatau acara kegiatannya. (dok Obsessionnews)

Kisah Malpraktik (4)
Siska Korban Malpraktik, Adik yang Pemberani

WAFATNYA Allya Siska Nadya atau Siska atau sering dipanggil dengan nama kecil Chicha oleh keluarganya, membuat sang kakak Elvira Natliya begitu terpukul. Dalam blognya, Elvira menulis detik-detik kepergian sang adik tercinta.

Baca juga:

Allya Siska, Gadis Cantik Wafat Setelah Terapi

Bayar Pengobatan 17 Juta, Siska Malah Meninggal

Salah Terapi di Chiropractic, Nyawa Adikku Melayang 6 Jam

Chicha yang meninggal usai menjalani terapi di Chiropractic First, Pondok Indah, dikenalnya sebagai adik yang memiliki jiwa petualang dan sangat berani. Seperti Elvira, Chicha pun melanjutkan studinya di QUT Australia.

Sekembali dari sana Chicha sempat bekerja di beberapa tempat. Jiwa berpetualangnya tak terbendung. Karena Chicha aktif di AISEC, dia mengikuti program magang di Tunisia. Begitu bersemangatnya dia mempersiapkan dirinya untuk berangkat ke Tunis, dia membekali dirinya dengan mengikuti bahasa Perancis.

Allya Siska Nadya

Ternyata Chicha mempunyai ketertarikan dengan budaya Arab. Setelah bahasa Perancis, dia pun membangun minat pada bahasa Arab. Tanpa sepengetahuan Elvira dan keluarga, Chicha mendaftarkan dirinya di sebuah universitas di Amman, Jordania.

“Tapi ternyata Chicha tidak terlalu betah di sana. Bernegosiasi dengan orang Arab itu sulit dan mereka sering kali menyulitkan wanita. Akhirnya Chicha kembali sebelum genap setahun tinggal. Selama di sana Chicha berhasil membawa mama untuk melihat Petra, Syria, semua tempat yang kini tidak mungkin dikunjungi karena konflik Timur tengah yang berlangsung hingga saat ini,” papar Elvira dalam blognya.

Setiap Chicha bertualang ia sering berpikir, bagaimana adiknya itu makan? Tapi untungnya Chicha selalu kembali dengan senang, seolah ia menikmati segala sesuatunya.

Tempat Siska dimakamkan.
Tempat Siska dimakamkan.

“Jadi aku yakin sekali adikku ini pintar hidup. Pernah suatu kali, Chicha pergi ke Toraja. Perjalanan tersebut memakan waktu 10 Jam dari Makassar. Ternyata perjalanan tersebut menghasilkan foto-foto perjalanan yang luar biasa indahnya. Dan sedihnya aku tidak pernah tahu betapa berbakatnya dia. Foto-foto tersebut baru aku lihat setelah Chicha tiada. Itulah adikku, begitu pendiamnya sampai aku sendiri tidak tahu hal-hal yang menakjubkan tentang dirinya,” tulisnya.

Tahun 2014 lalu, seharusnya Chicha merantau untuk mengejar pendidikan S2-nya. Pilihan jatuh ke Lille, Perancis. Namun sayang, Tuhan memiliki rencana sendiri. Elvira harus rela melihat Chicha meninggal usai menjalani terapi di Chiropractic First yang ternyata ilegal. (Bersambung)

(Tim Obsessionnews)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.