Selasa, 27 September 22

Siraman Putri Khofiah Diambil dari Makam Para Sunan

Siraman Putri Khofiah Diambil dari Makam Para Sunan
* Siraman putri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Lensa)

Surabaya, Obsessionnews.com – Putri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Patimasang, akan segera menikah dengan pemuda asal Tangerang, Banten, Fadil Wirawan. Siraman itu digelar di rumah Khofifah Jalan Jemursari, Surabaya, Jawa Timur, Jumat, (28/6/2019).

Sebelum akad nikah, pada Kamis malam (27/6) dilakukan siraman. Khofifah memandikan putrinya dengan air yang diambil dari tujuh sumber. Siraman adalah bagian dari tata cara adat Jawa dalam proses pernikahan. Siraman dilakukan oleh keluarga calon mempelai wanita.

Dalam siraman itu, Patimasang duduk di sebuah panggung kecil dengan busana Muslim warna hijau. Rompi dari anyaman bunga melati menutupi bagian atas tubuh Patimasang. Di samping calon mempelai, berdiri Khofifah dan anak kedua, Jalaluddin Mannagali Parawansa.

Keduanya berpakaian adat Jawa, juga berwarna hijau. Di samping kanan sang calon mempelai, gentong tanggung berhias melati teronggok. Di dalamnya, air bercampur kembang terisi.

Dari air di dalam gentong itulah Khofifah pelan-pelan menyiramkan air ke seluruh tubuh putrinya. Gubernur Jatim perempuan pertama tersebut terlihat khidmat, sesekali terlihat bibirnya seperti membaca doa.

Sementara itu, Patimasang duduk dengan tenang. Kedua tangannya menengadah seperti orang berdoa. Siraman diiringi tembang Jawa. Sang pembawa acara memandu dengan bahasa Jawa halus. Air itu diambil dari sumur makam para sunan.

“Dari sumber air di Makam Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Giri, Sunan Ampel. Juga dari sumber air zamzam, dari sumur rumah kediaman Jemursari, dan dari Masjid Muajad,” katanya.

Setelah Khofifah, secara bergiliran para istri pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, keluarga, dan istri dari guru Khofifah menyirami Patimasang. Setelah itu, prosesi dilanjutkan dengan ‘berjualan dawet’ yang dilakukan Khofifah dan anaknya, lalu pemotongan tumpeng.

Usai acara, Khofifah mengatakan, adat Jawa dipilih dalam pernikahan putrinya bagian dari melestarikan budaya. “Ini menjadi bagian dari mengenalkan kembali budaya Jawa kepada generasi kita saat ini supaya budaya ini terus lestari,” ujarnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.