Senin, 26 Oktober 20

SIPRONI Jadi Pintu Informasi Bagi Pelaku UMKM

SIPRONI Jadi Pintu Informasi Bagi Pelaku UMKM
* Acara SIPRONI di Bandung, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kementerian Ketenagakerjaan meluncurkan Sistem Informasi Layanan Produktivitas Terkini (SIPRONI) di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/9/2020).

Dirjen Binalattas Kemnaker, Budi Hartawan mengatakan, peningkatan layanan produktivtlitas saat ini diarahkan agar implementasi peningkatan produktivitas dapat menghasilkan output yang fokus, masif, dan berkesinambungan

“Sistem aplikasi SIPRONI ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara cepat kebutuhan peningkatan produktivitas setiap sektor usaha,” ujar Budi dalam sambutannya secara virtual.

Budi menjelaskan, SIPRONI merupakan suatu metode pengukuran produktivitas dengan pendekatan efisiensi proses produksi yang telah menghasilkan output.

Dengan mengukur tingkat produktivitas suatu perusahaan menggunakan SIPRONI, maka akan diperoleh gambaran kondisi.

“Dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kita dalam mewujudkan cita-cita pembangunan, serta dapat melihat sejauh mana kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujar Budi.

SIPRONI ini juga merupakan salah satu langkah dalam mendukung Gerakan Produktivitas Nasional (GPN) yang akan dilengkapi dengan pembentukan Forum Produktivitas Kerja.

Hal ini untuk meningkatkan peran serta aktif Pemerintah (Pusat dan Daerah), pelaku usaha (perusahaan dan industri), Serikat Pekerja dan Akademisi di Indonesia.

Ia berharap melalui sistem SIPRONI ini, Kemnaker akan mampu menyiapkan SDM yang berdaya saing dan produktif sebagai bagian dari peningkatan daya saing nasional.

“Serta seiring dengan itu juga akan meningkatkan produktivitas nasional,” katanya.

Pemerhati Koperasi dan juga salah satu pengurus UMKM alumni Indonesia Dewi Tenty Septi Artiany mengatakan, acara yang di inisiasi oleh Dit Bina Produktivitas Kemenaker ini merupakan jembatan bagi pemerintah (Kemenaker) dengan para pelaku UMKM.

“SIPRONI menjadi pintu informasi baik bagi pelaku UMKM yang hendak mencari informasi tentang pelatihan, pembinaan juga bagi pemerintah untuk mengetahui gerak laju UMKM,” ujar Tenty kepada Obsessionnews.com melalui pesan singkatnya, Sabtu (5/9).

Menurut dia, Kemenaker sudah seharusnya memiliki concern yang tinggi kepada geliat UMKM terlebih di masa pandemi ini.

Karena dengan maraknya PHK yang di lakukan pada dunia industri pelaku UMKM minimal masih bisa bekerja untuk dirinya sendiri, maksimal dapat mempekerjakan tenaga kerja di lingkungannya.

“Kami dari umkmalumni menyambut baik acara ini. Semoga ke depan dapat sinergi program tentang peningkatan produktivitas UMKM,” pungkas Tenty. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.