Kamis, 27 Januari 22

Sindiran Wiranto: Pertemuan SBY-Jokowi Tak Harus Tunggu Situasi Panas

Sindiran Wiranto: Pertemuan SBY-Jokowi Tak Harus Tunggu Situasi Panas
Jakarta, Obsessionnews.com – Menko Polhukam, Wiranto ikut angkat bicara soal wacana pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Jokowi. Pertemuan ini diadakan untuk mereda tensi politik yang kian panas dalam beberapa hari terakhir.
Wiranto mengatakan pertemuan SBY-Jokowi tidak harus menunggu situasi politik dalam keadaan ‘panas’. Pertemuan itu mestinya bisa dilakukan kapan saja. Sebagai tokoh nasional keduanya harus terus membangun komunikasi sepanjang waktu.
“Tidak harus kemudian panas baru bertemu, nanti seakan-akan kita nggak ada komunikasi,” ungkap Wiranto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/11/2016).
Menurut dia, selama tokoh politik mempunyai tanggung jawab yang sama tentang bagaimana membangun negeri ini, tanpa ada rasa ragu, siapa pun itu orangnya harus saling berkomunikasi agar bersama-sama mensinkronkan ide dan gagasan tentang kebangsaan.
“Saya kan juga tokoh politik, kecuali sekarang sudah jadi birokrat. Saya mondar mandir antara birokrat dan politik, sebenarnya haknya sama, kewajibannya sama, tatkala kita sadar itu ya nggak perlu ada suhu yang panas,” ujar Wiranto.
Apalagi kata Wiranto, tensi politik yang panas ini terkait dengan pemilihan kepala daerah. Karena semua pihak mempunyai kepentingan untuk menang, maka hal ini sangat bersiko terhadap stabilitas politik.
“Partai politik selalu mengatakan bahwa kita kritisi pemerintah dengan cara-cara konstruktif. Konstruktif artinya tidak menimbulkan kekisruhan, kegaduhan. Kan begitu,” tukas dia. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.