Sabtu, 22 Januari 22

Simpati Kemanusiaan untuk Rohingya

Simpati Kemanusiaan untuk Rohingya

Oleh : Rudi KadarismanKetua Divisi Keamanan Internal DPP Partai Demokrat

 

Beberapa minggu ini, semua mata dunia tertuju pada persoalan Rohingya di Myanmar. Ada banyak kekerasan dan intimidasi yang mengakibatkan banyak orang Rohingya harus meninggal dan melarikan diri ke Bangladesh mencari keamanan dan perlindungan diri.

Banyak yang akhirnya telah meninggal dunia. Sebuah hal yang mengundang simpati banyak pihak, termasuk Indonesia. Rohingya merupakan etnis muslim yang ada di Myanmar. Akibat persoalan antar-etnis tersebut mengarah pada sebuah keprihatinan kemanusiaan.

Sebagai seorang Katolik, saya melihat persoalan Rohingya harus segera dihentikan, karena melecehkan nilai-nilai kemanusiaan. PBB dan semua negara di dunia wajib memberi teguran kepada Myanmar agar menghentikan sikap intimidasi yang tentu melanggar HAM. Kita harus mengembalikan kehidupan dan kemerdekaan etnis Rohingya. Karena itulah tujuan hidup kita sebagai sesama manusia.

Tentu hal yang menjadi persoalan adalah, kurangnya rasa kasih sayang terhadap sesama dan menghilangnya sikap simpati antar manusia. Karena itulah makan munculnya gerakan-gerakan yang mencoreng nilai-nilai kemanusiaan. Kita wajib untuk hidup saling menghormati dan menjaga satu sama lain sebagai manusia.

Dengan demikian, isu yang berhembus soal agama saja adalah keliru karena sesungguhnya persoalan Rohingya adalah gabungan dari beberapa persoalan baik itu antar-etnis, ekonomi dan sosial politik. Sehingga kita berharap semua pihak tidak gampang terprovokasi dan dapat memecah belah kita. Harusnya mari kita bersimpati kemanusiaan terhadap saudara kita etnis Rohingya, dengan melawan semua bentuk penindasan. Sebagai perwujudan menghargai kemanusiaan.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.