Kamis, 1 Oktober 20

Simbol Kerja Keras, Ini Sejarah Mangkuk Ayam Jago yang Tersohor dari Tiongkok

Simbol Kerja Keras, Ini Sejarah Mangkuk Ayam Jago yang Tersohor dari Tiongkok
* Mangkuk Jago. (Foto: Vice)

Jakarta, Obsessionnews.com – Masyarakat Indonesia tentu sudah tak asing lagi dengan mangkuk bergambar ayam jago. Mangkuk ini kerap ditemukan kalau sedang makan makanan berkuah seperti mie ayam, bakso, atau soto. Mangkuk ini sudah sangat familiar bagi masyarakat Indonesia.

Tidak hanya orang zaman sekarang, orang-orang berusia produktif yang tumbuh di era 70 dan 80-an pun juga familiar dengan keberadaan mangkok ini. Bagi mereka, mangkuk ayam jago bisa menjadi pengikat ingatan kolektif masa-masa menyantap bakso di warung favorit.

Taukah anda bahwa, mangkuk ini berasal dari negeri Tiongkok. Di negara asalnya, mangkuk ini tidak hanya tenar sebagai perangkat makan sehari-hari. Ia juga terkenal karena sering menjadi properti di film-film Hong Kong karya Stephen Chow pada tahun 90-an.

Tidak hanya itu, mangkuk ayam jago merupakan perangkat makan yang wajib digunakan sebagai ‘seserahan’ dalam upacara pernikahan di Tiongkok.

Orang Kanton biasa menyebutnya dengan Jigongwan, penduduk di wilayah Tiongkok bagian utara Gongjiwan, sementara mereka yang berdialek Minnan atau tinggal di Tiongkok bagian selatan memanggilnya Jijiaowan.

Lalu, bagaimana cerita awal mula kisah si mangkuk ayam jago ini?

Kisahnya berawal pada masa Dinasti Ming periode pemerintahan Kaisar Chenghua (1465-1487). Saat itu, Sang Kaisar memesan empat buah cawan bergambar ayam jago dan ayam betina pada pengrajin keramik khusus kekaisaran di daerah Jingdezhen (Propinsi Jiangxi)–yang terkenal menghasilkan keramik untuk istana sejak abad 6 M.

Kaisar Chenghua memesan empat buah cawan keramik dengan teknik doucai, khusus untuk dirinya dan istrinya sebagai tanda cinta. Cawan tersebut terkenal dengan Jigangbei atau ‘cawan ayam’. Terdiri dari gambar ayam jago, betina, dan anak ayam yang bermakna kemakmuran. Banyak anak, banyak rejeki.

 

 

Halaman Selanjutnya

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.