Sabtu, 25 September 21

Sikapi Hasil Audit Petral, Ini Janji Bos Pertamina

Sikapi Hasil Audit Petral, Ini Janji Bos Pertamina

Jakarta, Obsessionnews – Tiga temuan utama diungkap Direktur Utama PT Pertamina terkait audit pengadaan minyak mentah serta bahan bakar minyak (bbm) yang dilakukan anak usahanya yakni Pertamina Energy Trading Limited (Petral) dan dua lainnya masing-masing Pertamina Energy Service (PES) beserta Zambesi Ltd di Singapura.

Dwi Soetjipto sang Dirut menyebutkan, temuan pertama soal adanya kebijakan manajemen PES yang membatasi ruang gerak perusahaan minyak nasional untuk turut serta dalam tender pengadaan minyak mentah dan bbm impor. Selanjutnya, ada kebocoran info rahasia terkait detil pelaksanaan tender.

Akibat bocornya informasi rahasia tersebut, pihak eksternal turut mempengaruhi pemenang tender. Penunjukan penyedia jasa marine service dan inspektor kata Dwi, juga ada kejanggalannya. Inilah yang menjadi anomali dalam pengadaan hingga harga minyak serta produk minyak lebih tinggi.

Namun, pada paparannya di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Senin (9/11), dia enggan menyebut dengan detil siapa saja yang menikmati keuntungan dari aksi penyamun itu. Tapi dia pastikan, pihaknya bakal menindak para pegawainya yang terlibat dengan menyampaikan hasil audit kepada pihak berwenang.

Siapa yang berwenang ? Nomor satu, kata Dwi adalah para pemegang saham. Kemudian, kalau ada tindak terkait hukum dikonsultasikan dulu dengan pemegang saham tadi.

Komitmen melakukan langkah perbaikan menyikapi hasil audit yang diserahkan ke perusahaan auditor asal Australia, Kordamentha, dijanjikan Dwi yang semuanya meliputi perbaikan proses bisnis pengadaan minyak termasuk bbm, peningkatan aspek keterbukaan dan kepatuhan tender, mengevaluasi para mitra, serta mengawasi lebih ketat lagi dengan membentuk komite pengawas.(Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.