Selasa, 18 Juni 19

SIJ Tempati Gedung Baru dengan Doa dan Hataman Quran

SIJ Tempati Gedung Baru dengan Doa dan Hataman Quran
* Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) menempati gedung yang baru dengan menggelar doa bersama dan hataman Quran sekaligus berbuka puasa bersama.  (Foto: dok. Konsulat Jenderal RI Jeddah)

Jeddah— Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) menempati gedung yang baru dengan menggelar doa bersama dan hataman Quran sekaligus berbuka puasa bersama.

Kegiatan yang diselenggarakan Rabu, 22 Mei 2019, di lobi utama gedung sekolah itu dihadiri oleh Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah Mohamad Hery  Saripudin, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Riyadh Achmad Ubaedillah, para homestaff KJRI Jeddah, guru SIJ dan perwakilan dari guru Sekolah Indonesia Makkah (SIM), dan anggota Komite SIJ.

Kehadiran gedung  baru  yang disewa oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI diharapkan dapat meningkatkan kinerja SIJ dalam melahirkan para lulusan dengan prestasi yang membanggakan.

“Adanya gedung baru SIJ dengan fasilitas yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan prestasi yang lebih baik, tidak hanya dari tim pengajar, namun peserta didik siswa dapat menunjukan prestasi yangg lebih gemilang,” ucap Konjen dalam sambutannya.

Lebih lanjut Konjen berharap, gedung SIJ yang baru dapat meningkatkan peran SIJ tidak semata sebagai lembaga pendidikan  untuk mencerdaskan anak bangsa di Arab Saudi, melainkan juga sebagai  agent of promoting Indonesia untuk mempromosikan wajah Indonesia yang sebenarnya.

“Artinya wajah masyarakat indonesia yang bertoleransi, majemuk, dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya indonesia dengan mencerminkan masyarakat Indonesia yang berkinerja, bertanggung jawab, berprilaku baik, ringan tangan dalam menolong antar sesama, sadar dan taat hukum serta berpedoman pada pribahasa dimana bumi berpijak disitu langit dijunjung,” imbuh Konjen.

Diungkapkan Konjen, Kemdikbud berkomitmen kuat untuk segera memiliki  tanah dan gedung sendiri untuk sarana pendidikan di Arab Saudi, khususnya wilayah kerja KJRI Jeddah.

“Bahkan Pak menteri beberapa kali kirim pesan dan telepon saya  agar keinginan ini dapat terwujud sebelum beliau menyudahi tugasnya,” ungkap Konjen.

Atdikbud, Achmad Ubaedillah menilai Kehadiran gedung SIJ yang baru membuat warga Indonesia di Arab Saudi bangga, karena gedung dan sarana pendukungnya tidak kalah dengan sekolah-sekolah dari negara lain yang beroperasi di Arab Sudi.

“Sekarang kita bisa berbangga menerima kunjungan dari sekolah-sekolah dari negara lain,” ucap Ubaedillah dalam sambutannya.

Kepala SIJ, Sugiyono, menyatakan gedung lama selain sudah tua dan beresiko dari sisi keselamatan dan keamanan, dari sisi sarana pendukung juga kurang memadahi. Dengan kapasitas ruangan yang hanya berjumlah 29 dan 22 di antaranya digunakan sebagai ruang kelas, tidak berimbang dengan jumlah peserta didik yang mencapai 1.057 anak.

“Akibatnya rombongan belajar harus dibagi menjadi tiga shift. Pagi, siang dan sore,” ujar Sugiyono.

Sementara gedung baru memiliki  53 ruangan ditambah satu musala. Sebanyak 32 ruangan diantaranya akan dijadikan untuk   ruang kelas, lainnya adalah ruang-ruang pendukung seperti ruang perpustakaan, lab bahasa, lab komputer, lab IPA, ruang TU, ruang guru, ruang kepala sekolah dan lain-lain.

Gedung SIJ yang baru terletak tidak jauh dari KJRI Jeddah, tepatnya di Distrik Rehab, sisi kanan highway menuju Mekkah dari arah King Abdulaziz International Airport dan perlintasan kereta cepat Haramain.  (Fauzy Chusny,
Media Team at  Consulate General of the Republic of Indonesia, Jeddah)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.