Selasa, 26 Oktober 21

Sidang Praperadilan Dilanjutkan, Dahlan Iskan Sodorkan Bukti

Sidang Praperadilan Dilanjutkan, Dahlan Iskan Sodorkan Bukti

Jakarta, Obsessionnews – ‎Mantan Direktur PT. Perusahaan Listrik Negera (PLN) Dahlan Iskan melalui kuasa hukumnya Yusril Ihza Mahendra menyerahkan bukti tertutulis dalam sidang lanjutkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2015).

Bukti itu kata Yusril, untuk mengungkap Kejanggalan proses hukum yang dil‎akukan oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, dalam menetapkan Dahlan sebagai tersangka kasus korupsi proyek pembangunan 21 gardu induk Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara PT PLN senilai Rp 1,06 triliun.

“Hari ini kami menyampaikan alat-alat bukti persidangan, yang merupakan bukti tertulis,” ujar Yusril, Rabu.

Salah satu buktinya adalah, surat perintah penyidikan yang ditujukan kepada menyidik, dimana surat tersebut memiliki tanggal yang sama dengan penetapan Dahlan sebagai tersangka. Mestinya, ‎kata Yusril tanggal dan waktu penetapan tidak boleh sama.

Sebab menurutnya, ‎hal itu tidak sesuai dengan prosedur prosedur yang ada dalam KUHAP. “sebagaimana yang ditafsirkan oleh MK bahwa dua alat bukti yang cukup untuk menjadi dasar penetapan tersangka itu harus didapat setelah sprindik keluar,” jelasnya.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang ini juga menjelaskan, seorang tidak bisa ditetapkan sebagai tersangka, sebelum dilakukan pemeriksaan para saksi, dan ditemukan dua alat bukti yang cukup. Dalam kasus Dahlan, ia melihat unsur itu tidak dipakai oleh Kejati DKI Jakarta.

“Beliau ini ditetapkan sebagai tersangka dulu, buktinya dicari belakangan,” katanya.

Untuk itu bukti yang dibawa oleh Yusril adalah, surat panggilan saksi-saksi, surat penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan Penyidik Kejati DKI setelah Dahlan ditetapkan sebagai tersangka. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.