Minggu, 19 September 21

Sidang MKD ‘Adili’ Novanto Berlanjut, Tak Ada Voting

Sidang MKD ‘Adili’ Novanto Berlanjut, Tak Ada Voting

Jakarta, Obsessionnews – Rapat Pleno Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) akan kembali dilanjutkan pada Selasa (1/12/2015) pukul 13.00 WIB, untuk menindaklanjuti jadwal sidang dugaan pelanggaran kode etik Ketua DPR RI Setya Novanto yang disebut mencatut nama Presiden Jokowi.

Wakil Ketua MKD Junimart Girsang mengatakan, pihaknya memastikan untuk memutuskan jadwal persidangan Setya Novanto yang sempat tertunda. ‎Menurutnya, MKD tidak akan memakai sistem voting untuk menentukan jadwal saksi-saksi yang akan dipanggil.

“Enggak ada opsi voting, yang pasti kita tetap konsisten itu,” ujar Junimart di DPR, Selasa.

Sistem voting sebelumnya sempat menguat, lantaran ada perbedaan diantara anggota MKD, setelah anggota MKD yang baru dari Fraksi Golkar meminta putusan MKD melanjutkan kasus Setya Novanto dilanjutkan ke persidangan ditinjau ulang.

“Teman-teman yang baru masuk dari Golkar itu tentang legal standing itu kan sudah dapat dari pimpinannya (anggota MKD) Golkar yang dulu di sana anggotanya ada,” tutur Junimart.

Politisi PDI-Perjuangan ini mengaku menyesalkan dengan adanya perbedaan pendapat tersebut. Seharusnya, kata dia, anggota MKD yang baru itu sudah paham dengan aturan main MKD, yakni sesuatu yang sudah diputuskan harus dilaksanakan tanpa perlu diperdebatkan.

Apalagi, lanjut dia, jadwal persidangan etik Setya Novanto berikut pemanggilan saksi-saki sudah disusun dan tinggal disahkan saja dalam forum MKD. Namun, karena ada penolakan dari anggota fraksi Golkar, sidang kemarin jadi ditunda.

“Jadwalnya memang sudah jadi dan (pemanggilan) saksi-saksi sudah ini dijadwalkan. Saya menyesalkan adanya ini, saya bilang mestinya yang masuk di MKD sudah paham aturan dari awal, kan malu sama rakyat,” tandas Junimart. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.